China Open: Gregoria Tunjung Gagal ke Semifinal usai Ditekuk Wakil China

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Marsika Tunjung bertanding melawan tunggal putri Taiwan pada babak 16 besar Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Marsika Tunjung bertanding melawan tunggal putri Taiwan pada babak 16 besar Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Gregoria Tunjung tumbang di babak perempat final China Open 2025. Melawan Han Yue dari China, Jumat (25/7) sore WIB, Gregoria kalah 19-21 dan 18-21 pada laga yang digelar di Olympic Sports Center Gymnasium Changzhou, China.

Gregoria tampil tertekan di awal-awal gim pertama. Beberapa kali pukulan Gregoria tak bisa kembali dengan sempurna.

Sebenarnya, Gregoria bisa mengimbangi permainan Han Yue. Sempat tertinggal 4-6, Gregoria bisa samakan kedudukan jadi 6-6.

Namun, wakil Indonesia itu tertinggal di interval pertama. Pengembalian Gregoria menyangkut di net membuat skor menjadi 9-11.

Gregoria sempat perkecil kedudukan menjadi 11-12. Namun, Han Yue kembali menjauh dan membuat skor menjadi 11-13.

Eror dilakukan Gregoria membuat Han Yue menjauh. Pengembalian Gregoria menyangkut di net membuat keadaan jadi 11-17.

Gregoria kembali melakukan kesalahan. Pukulannya melebar membuat wakil Indonesia itu tertinggal 14-18.

Namun, Gregoria bisa mengejar ketinggalan. Net silang tipisnya mengecoh Han Yue membuat skor menjadi 19-20.

Namun, Han Yue bisa menutup gim pertama dengan kemenangan. Smash kerasnya mematikan pengembalian Gregoria sehingga skor jadi 19-21.

Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung saat melawan wakil India Anupama Upadhyaya pada pertandingan Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Duel ketat tersaji juga di awal gim kedua. Gregoria yang tertinggal 3-5 bisa perkecil keadaan jadi 4-5.

Gregoria berbalik unggul. Smash keras Gregoria gagal dikembalikan Han Yue membuat skor menjadi 6-5.

Wakil Indonesia sempat unggul dengan skor 10-8. Namun, Han Yue bisa mengejar dan samakan kedudukan 10-10.

Han Yue bisa unggul di interval gim kedua. Pengembalian Gregoria melebar membuat kedudukan 10-11.

Lepas interval, Han Yue terus melaju. Wakil China itu bisa unggul terus atas Gregoria.

Han Yue menutup gim kedua dengan kemenangan. Smash kerasnya gagal dikembalikan Gregoria membuat skor menjadi 18-21.