Danilo Petrucci Bakal Tinggalkan Pramac Ducati di Akhir Musim 2018

kumparanSPORTverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Danilo Petrucci dan tim Pramac Ducati. (Foto: TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Danilo Petrucci dan tim Pramac Ducati. (Foto: TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)

Kabar mengejutkan datang dari pebalap tim Pramac Ducati, Danilo Petrucci. Musim 2018 belum saja digelar, pebalap berusia 27 tahun tersebut mengatakan bahwa musim ini adalah tahun terakhirnya sebagai pebalap tim satelit Ducati.

Dalam sebuah wawancara dengan Gazzeta dello Sport, Petrucci memastikan bahwa dia tidak akan lagi menjadi bagian dari Pramac Ducati, terhitung nanti, ketika musim 2018 berakhir. Selain itu, Petrucci juga mengungkapkan kemungkinannya untuk jadi pebalap tim pabrikan.

Petrucci sendiri memang memulai kariernya di kelas premier sebagai pebalap tim satelit, saat itu, pada 2012 dia tergabung dengan tim Load hingga 2014. Pada 2015, Petrucci akhirnya bergabung dengan Pramac Ducati--tim satelit yang lebih besar--menggantikan tempat Andrea Iannone yang pindah ke tim pabrikan Ducati.

Pada musim perdananya di Pramac, penampilan Petrucci cukup mengesankan. Dari 18 Grand Prix, pria asal Italia ini berhasil finis di 10 besar sebanyak 11 kali dan meraih podium pertamanya di MotoGP pada GP Inggris. Di musim perdanannya dengan Pramac, Petrucci finis di posisi 10 klasemen akhir.

Di tahun keduanya, Petrucci memulai musim dengan lamban, hal ini dikarenakan dia absen di empat balapan awal karena masih dalam pemulihan patah tulang tangan usai crash di Phillip Island saat pramusim 2016. Di musim itu, Petrucci akhirnya hanya finis di posisi 14 klasemen.

Pada tahun ketiganya, Petrucci kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih empat podium di musim 2017 lalu. Alhasil, posisinya di akhir klasemen mengalami peningkatan dengan bertengger di urutan kedelapan dengan koleksi 124 poin.

Performa itu tentu saja menjadi modal apik baginya untu mengarungi musim mendatang. Namun demikian, ceritanya bersama Pramac memang hanya tersisa satu musim dan tak akan diperpanjang.

X post embed

Jika Petrucci memang pergi di akhir musim nanti, Aprilia dan Ducati santer dikabarkan menjadi tim pabrikan yang akan dituju olehnya. Sedangkan, Pramac Ducati sendiri sudah dikabarkan sudah menyiapkan Francesco Bagnaia sebagai pengganti Petrucci.

"Paolo Campinoti (pemilik Pramac) dan saya sadar, dia (Paolo) telah menarik saya dari keterpurukan (karier). Namun, saya memutuskan ini menjadi tahun terakhir kami bersama," kata Petrucci.

"Saya mempunyai kontrak dengan Ducati, saya punya pilihan yang akan berakhir pada bulan Juni untuk melangkah ke tim pabrikan--jika saya dalam keadaan free agent. Ini adalah mimpi, tapi saya percaya semuanya akan mulai diputuskan setelah beberapa balapan di musim ini," tambahnya.

"Pada 2017 Aprilia membujuk saya untuk pergi ke sana, membalap untuk tim asal Italia yang lain memang sangat menarik. Bagaimana pun, setelah tujuh tahun di MotoGP, mimpi saya adalah menjadi pebalap tim pabrikan," pungkasnya.