Demi Kobe Bryant, Format NBA All Star 2020 Diubah

Penghormatan untuk Kobe Bryant masih mengalir. Tak terkecuali dari NBA yang mengumumkan perubahan format pertandingan NBA All Star 2020 sebagai bentuk tribute kepada Bryant.
Biasanya, laga NBA dan All Star langsung berlangsung dalam 4 kuarter x12 menit. Kali ini, NBA mengubah setiap kuarter menjadi "pertandingan mini" bagi kedua tim yang berlaga, Team Giannis dan Team LeBron.
Team Giannis dan Team LeBron akan bersaing untuk memenangi tiga kuarter pertama, masing-masing kuarter akan berlangsung 12 menit dan dimulai dengan skor 0-0. Jadi, setiap satu kuarter rampung, skor akan dikembalikan menjadi 0-0.
Lantas bagaimana kuarter empat? Nah, di sinilah tribute itu dilakukan. NBA menjadikan kuarter pemungkas sebagai momen penghormatan untuk Kobe Bryant.
Ketika kuarter empat berlangsung, waktu (game clock) akan dimatikan dan target skor akan ditentukan. Target poin yang ditentukan adalah jumlah poin masing-masing tim selama tiga kuarter ditambah 24 poin.
Ambil contoh begini: Jika di akhir kuarter ketiga skor masing-masing tim adalah 100-90, maka target skor adalah 124. Sehingga tim mana yang berhasil mencapai angka 124 lebih dulu, maka tim tersebut yang keluar sebagai pemenang NBA All Star 2020.
Angka 24 dipilih karena merupakan nomor punggung terakhir Bryant di Los Angeles Lakers. Di awal karier, Bryant menggunakan nomor punggung 8 dan kini kedua nomor yang dipakainya telah dipensiunkan Lakers serta digantung di langit-langit Staples Center.
Tujuan lain perubahan format NBA All Star 2020 adalah menggalang dana lebih besar dan membuat jalannya laga lebih kompetitif. Tim yang memenangi satu kuarter (1-3) akan mendapatkan 100 ribu dolar AS dan yang memenangi kuarter keempat meraih 200 ribu dolar AS.
Setiap uang yang terkumpul dari NBA All-Star 2020 akan disumbangkan kepada yayasan pilihan masing-masing tim.
LeBron James dan Giannis Antetokounmpo sebagai kapten dijadwalkan memilih (draft) pemain untuk tim mereka pada Jumat (7/2).
Kobe Bryant meninggal pada usia 41 tahun. Ia tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, pada 26 Januari 2020.
NBA juga berencana memberi penghormatan kepada putri kedua Bryant, Gianna Maria-Onore (Gigi), yang juga tewas pada kecelakaan helikopter yang sama, serta tujuh korban lainnya pada NBA All Star 2020 di United Center, Chicago, Minggu (16/2) malam waktu setempat --atau Senin (17/2) pagi WIB.
