Ditarget Perunggu, Blind Judo RI Siap Rebut Emas di Asian Para Games 2022

14 Oktober 2023 19:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Para Games, Angela Tanoesoedibjo (tengah atas), menyambangi latihan cabang olahraga blind judo di Hotel Sahid Jaya, Solo, pada Jumat (13/10). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Para Games, Angela Tanoesoedibjo (tengah atas), menyambangi latihan cabang olahraga blind judo di Hotel Sahid Jaya, Solo, pada Jumat (13/10). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
ADVERTISEMENT
Cabang olahraga blind judo Indonesia dipatok target perunggu di Asian Para Games 2022. Akan tetapi, tim blind judo 'Merah Putih' siap melebihi target.
ADVERTISEMENT
Rasa optimistis tersebut disampaikan oleh sang pelatih, Imam Kuncoro. Imam bahkan mengatakan siap mempersembahkan medali emas.
"Kami dikasih target untuk dua perunggu, kalau dua perunggu itu kami sudah kemarin mengirimkan atlet untuk Grand Prix, kami mengevaluasi," kata Imam usai latihan di Hotel Sahid Jaya, Solo, pada Jumat (13/10).
"Ya mudah-mudahan tidak hanya perunggu, target kami bisa meleset, tapi meleset naik, perak atau emas dari blind judo," tambahnya.
Pelatih blind judo Indonesia, Imam Kuncoro, saat latihan jelang Asian Para Games di Hotel Sahid Jaya, Solo, pada Jumat (13/10). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
Cabor blind judo akan mengirimkan enam atlet ke Hangzhou, China, dengan rincian empat atlet putra dan dua atlet putri. Keenamnya akan turun di nomor Men -60 kg, Men 73 kg, Men 90 kg, Men +90 kg, Women 48 kg , Women +70 kg.
ADVERTISEMENT
Selain itu, para atlet blind judo akan turun di kategori J1 dan J2. J1 adalah kebutaan total, sementara J2 adalah kebutaan sebagian.
Salah satu atlet yang diunggulkan meraih medali adalah Junaedi yang turun di nomor Men -60 kg J2. Atlet kelahiran Garut tersebut sebelumnya meraih perak di Judo Grand Slam Baku, Azerbaijan, pada September lalu.
Para atlet blind judo Indonesia, Junaedi (kiri), saat latihan jelang Asian Para Games di Hotel Sahid Jaya, Solo, pada Jumat (13/10). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
Junaedi tidak merasa terbebani dengan target medali perak. Ia dan rekan-rekannya bertekad untuk memberikan yang terbaik di Asian Para Games.
"Kalau beban sih mungkin setiap bertanding ada, ya. Tapi mungkin karena sudah terbiasa, kami bertanding jadi biasa aja," terang Junaedi.
"Pasti [ingin lampaui target], untuk semua atlet di sini juga ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia, pasti itu, mudah-mudahan kami Tim Indonesia bisa memberikan yang paling terbaik," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Di samping itu, sesi latihan terakhir cabor blind judo juga disaksikan oleh Chef de Mission (CdM), Angela Tanoesoedibjo. Setelah melihat latihan, Angela yakin cabor blind judo bisa tampil maksimal di Asian Para Games.
"Saya rasa saya mewakili seluruh masyarakat Indonesia juga ingin memberikan semangat dan support. Dan melihat latihan yang sudah luar biasa, saya yakin kita bisa memberikan yang terbaik di Hangzhou," kata Angela di depan para atlet blind judo.