Dituduh Merusak Area Latihan Wimbledon, Serena Didenda 141 Juta Rupiah

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampilan Serena Williams di Wimbledon 2019. Foto: REUTERS/Carl Recine
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan Serena Williams di Wimbledon 2019. Foto: REUTERS/Carl Recine

Keberhasilan menjejak ke semifinal tidak menjadi satu-satunya cerita tentang Serena Williams di Wimbledon 2019. Pemegang tujuh gelar juara tunggal putri Wimbledon itu diganjar hukuman denda 10.000 dolar AS atau setara 141 juta rupiah akibat merusak area latihan All England Lawn Tennis and Croquet Club.

Mengutip laporan CNN, insiden ini terjadi di area luar lapangan latihan Wimbledon pada 30 Juni 2019. Melihat tanggal kejadian, Serena tengah menjalani latihan sebagai persiapan laga babak pertama melawan Giulia Gatto-Monticone. Kabarnya, Serena melempar raket sehingga merusak area tersebut.

Dalam konferensi pers usai laga perempat final melawan sesama petenis AS, Alison Riske, Serena juga menyebut bahwa ia tidak yakin benar dengan keputusan tersebut. Ketika ditanyai seperti apa kejadian detailnya, Serena juga mengaku tak paham.

"Sebenarnya saya tidak terlalu memikirkan kejadian itu. Saya cuma melempar raket dan tiba-tiba dikenai denda," ujar Serena, dikutip dari CNN.

"Begini, kalau kalian bisa menjelaskan kepada saya seperti apa kejadiannya, saya akan sangat menghargai. Sepertinya saya menjadi Avenger sejak dalam benak. Mungkin saya super kuat. Saya juga tidak paham," ucapnya.

Fabio Fognini terhenti di babak ketiga Wimbledon 2019. Foto: REUTERS/Carl Recine

Serena tidak menjadi satu-satunya petenis yang diganjar hukuman. Sebelumnya, ada Bernard Tomic yang terancam tak bakal menerima hadiah babak pertama karena dinilai sengaja bermain buruk melawan petenis Prancis, Jo-Wilfried Tsonga. Uang hadiah tadi mencapai 45.000 poundsterling. Bila dikonversi ke rupiah, nilainya akan setara dengan 793 juta rupiah.

Wakil Italia, Fabio Fognini, juga tak luput dari denda. Hukuman ini didapat akibat berkata "Bom seharusnya meledak di AELTC" jelang pertandingan babak ketiga melawan Tennys Sandgren. Penyebabnya, ia dijadwalkan bertanding di lapangan yang lebih kecil. Atas ucapannya, Fognini mesti merogoh kocek hingga 3.000 dolar AS atau sekitar 42 juta rupiah.

Nick Kyrgios di babak pertama tunggal putra Wimbledon 2019. Foto: REUTERS/Hannah McKay

Dua petenis lain yang juga didenda adalah Aryna Sabalenka dan Daniil Medvedev. Sabalenka dihukum 10.000 dolar AS akibat tindakan tidak sportif, sementara Medvedev diganjar 5.500 dolar AS yang setara dengan 77 juta rupiah akibat membanting raket dan menolak menyalami umpire begitu laga tuntas.

Pun dengan Nick Kyrgios atas ulahnya di duel babak pertama dan kedua. Ganjaran ulahnya di babak pertama adalah denda sebesar 3.000 dolar AS atau sekitar 42 juta rupiah. Sementara, di babak kedua melawan Rafael Nadal, ia didenda 5.000 dolar AS atau setara 70 juta rupiah.

Mengutip laporan Telegraph, ada 15 petenis yang didenda pada enam hari pertama gelaran. Jumlah nilainya yang mencapai 106.440 dolar AS (sekitar 1,5 miliar rupiah) melebihi total denda selama dua minggu gelaran tahun lalu sebesar 68.000 dolar AS atau setara dengan 961 juta rupiah.