kumparan
11 Juni 2019 15:19

Doa Menpora: Ulangi Momen Kesuksesan Asian Games dan Asian Para Games

Kembang Api Pembukaan Asian Games 2018
Pertunjukan kembang api saat pembukaan Asian Games 2018. Foto: Kumparan/ Helmi Afandi
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menghadiri acara halalbihalal bersama pegawai Kemenpora RI pada hari kedua kerja usai libur Idul Fitri 1440 H, Selasa (11/6/2019). Tentu saja, ada doa yang ia selipkan untuk dunia olahraga Indonesia tahun ini.
ADVERTISEMENT
Imam membuka acara tersebut dengan pidato. Isinya cukup diplomatis: Mengingatkan karyawan yang berada di bawah naungannya untuk menjaga silaturahmi terutama setelah jeda hari raya. Tak lupa, menteri asal Bangkalan ini meminta maaf atas nama pribadi.
"Saya Imam Nahrawi dan tentu kita semua keluarga besar Kemenpora ingin mengucapkan minal aidin. Mohon maaf lahir batin (atas) semua kesalahan saya, perkataan, atau kebijakan," ucap Imam dihadapan ratusan pegawai yang hadir.
Imam, yang hadir dengan ditemani Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto serta Deputi III Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, plus Ustaz Yusuf Mansur yang memberikan tausiah di akhir acara, masih punya tugas. Masih ada SEA Games 2019 di Filipina sebagai salah satu “gawean” Kemenpora.
ADVERTISEMENT
Pada pergelaran di Kuala Lumpur, Malaysia, dua tahun silam, Indonesia finis di urutan kelima. Pada perhelatan tahun ini, Kemenpora sudah mematok target yang lebih baik: Posisi tiga besar.
Doa Kemenpora: Ulangi Momen Kesuksesan Asian Games dan Asian Para Games
Menpora Imam Nahrawi menghadiri acara halalbihalal bersama karyawan Kemenpora. Foto: Karina Nur Sabrina/kumparan
Imam sendiri cukup optimistis. Ia berkaca pada pergelaran Asian Games dan Asian Para Games 2018. Menurutnya, kedua hajatan yang digelar di Jakarta dan Palembang —plus sejumlah daerah di Jawa Barat— itu berakhir dengan kata “sukses”.
"Saya juga ingin memberikan satu catatan saja bahwa setahun (ke belakang, red) kita berdoa kepada Allah (soal) tugas yang dibebankan kepada kita semua yakni Asian Games dan Asian Para Games," ujarnya.
"Setelah ini kita mulai kerjakan (tugas) agar di tahun yang akan datang bisa mengejar pencapaian wajar dengan pengecualian. Yang penting Indonesia kita kawal, kita niat dan berdoa. Terima kasih kepada keluarga besar Kemenpora. Keinginan kita lebih baik menuju masa depan lebih gemilang," kata Imam.
ADVERTISEMENT
Indonesia mengakhiri Asian Games 2018 di posisi keempat, menjadikan mereka negara Asia Tenggara tersukses pada event empat tahunan tersebut. Tidak hanya mendapatkan pencapaian yang relatif bagus di lapangan, Indonesia juga berhasil menjadikan Asian Games 2018 sebagai magnet yang menyedot perhatian masyarakat.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan