Dovizioso Singgung Jorge Martin Lebay Usai Sebut Gravel Mandalika Setajam Pisau

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team Andrea Dovizioso saat hari pertama tes pramusim MotoGP 2022 di Mandalika. Foto: Andika Wahyu/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team Andrea Dovizioso saat hari pertama tes pramusim MotoGP 2022 di Mandalika. Foto: Andika Wahyu/Antara Foto

Andrea Dovizioso mengalami apes kala melakoni tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika. Namun, ia tak mau lebay atau bersikap berlebihan dengan mengadukan gravel sirkuit kepada Komisi Keamanan MotoGP seperti Jorge Martin.

Pebalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team itu sempat mengalami kecelakaan yang membuat motornya rusak parah. Hal itu terjadi pada tes hari kedua, Sabtu (12/2). Dovizioso mengalami crash di tikungan 9 Sirkuit Mandalika. Alhasil, motornya rusak parah.

Martin juga mengalami crash saat tes pramusim MotoGP Mandalika dan akan mengadukan kondisi grave yang tajam bak pisau kepada Komisi Keamanan. Namun, Andrea Dovizioso tampaknya tak tertarik sampai ke situ, terlepas dari motornya rusak parah. Ia malah mengisyaratkan bahwa Martin agak berlebihan.

"Dia membawanya ke Komisi Keamanan, tetapi saya tidak mendapat kesan bahwa ada sesuatu yang berbeda atau buruk," kata Dovizioso, dikutip dari Speedweek.

"Dan saya cukup yakin saya lebih cepat dari dia ketika saya masuk ke gravel trap. Itu adalah tikungan yang sangat cepat, saya merasakan pukulan depan di gravel trap. Namun, itu normal, menyakitkan seperti biasa,” tambah pria Italia itu sambil tersenyum.

Kondisi motor Andrea Dovizioso. Foto: Twitter/@MotoGP_ESPN
embed from external kumparan

Terlebih, Andrea Dovizioso menanggapi crash-nya di Sirkuit Mandalika dengan canda. Sebab, ini adalah crash pertama pebalap Italia itu sejak kembali ke MotoGP pada September 2021.

“Saya benar-benar lupa bagaimana rasanya [jatuh]. Rupanya saya bahkan tidak ingat musim gugur yang lalu, itu pada tahun 2020, sudah lama sekali. Namun sekarang, saya sudah melakukannya dengan benar, itu adalah kecelakaan yang sangat cepat di tikungan ke-8 [sebelum jatuh di Tikungan ke-9]," jelasnya.