DRI CONNECT 2025: Pulih Total dari Cedera, Dimulai dengan Saraf Sehat

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi cedera saat olahraga. Foto: lzf/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cedera saat olahraga. Foto: lzf/Shutterstock

DRI CLINIC, NeuroMed-first Medical Center, merupakan klinik spesialis neurologi yang menghadirkan layanan medis profesional, resmi menggelar DRI CONNECT 2025: Media & Community Day di DRI CLINIC Bintaro. Dengan mengusung tema “Comeback Stronger: Pulih Total dari Cedera Dimulai dengan Saraf Sehat”, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan fasilitas, layanan unggulan, serta mitra-mitra strategis DRI CLINIC.

Sebagai klinik neurologi yang terintegrasi dengan kedokteran olahraga serta fisik dan rehabilitasi medik, DRI Clinic hadir dengan pendekatan penyembuhan dari akar permasalahan yakni sistem saraf sebagai pusat pengendali tubuh. Dengan dukungan tenaga medis profesional, teknologi modern, dan fasilitas lengkap, DRI CLINIC berkomitmen membantu pasien pulih optimal dari cedera sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pada kesempatan ini, DRI CLINIC juga memperkenalkan campaign #SARAT: Satu Saraf Sehat, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sistem saraf sebagai komponen fundamental yang menghubungkan otak dengan seluruh bagian tubuh agar setiap fungsi dapat berjalan sesuai arahan otak.

DRI CONNECT 2025 menghadirkan rangkaian kegiatan seperti Talkshow, Clinic Tour, dan DRI Care Experience. Talkshow akan menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya, termasuk dr. Irca Ahyar, Sp.N., DFIDN yang merupakan Dokter Spesialis Neurologi sekaligus Direktur DRI Clinic. Ia menegaskan pentingnya kesehatan saraf dalam mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.

“Jika satu bagian sistem saraf terganggu, seluruh aktivitas tubuh bisa terpengaruh. Sehingga sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf,” sebut Irca.

Kolaborasi strategis juga diperkuat melalui penandatanganan MoU antara DRI CLINIC dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tujuannya untuk mendukung rehabilitasi dan pemulihan cedera berbasis akademik dan klinis.

“Kolaborasi DRI CLINIC dan UNJ menjadi kolaborasi yang saling melengkapi antara dunia akademik dan klinis, sehingga menghasilkan standar terbaik dalam pemulihan dan pencegahan cedera,” tutur Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNJ, Prof. Dr. Nofi Marlina Siregar, M.Pd.

Komitmen DRI CLINIC terhadap komunitas juga diperkuat melalui kerja sama dengan Bintaro Loop, salah satu komunitas olahraga terbesar di kawasan Bintaro Jaya.

“DRI CLINIC hadir dengan mendukung para anggota komunitas dan sport enthusiast dalam berolahraga, dengan memberikan treatment baik di luar klinik maupun di dalam klinik,” terang anggota komunitas Bintaro Loop, Susilo Baskoro.

Sementara itu, Rima Melati Adams, seorang sport enthusiast yang aktif dalam berbagai kegiatan olahraga, juga turut membagikan pengalaman serta pandangannya mengenai pentingnya pencegahan cedera.

DRI CLINIC diharapkan dapat menjadi pusat layanan kesehatan saraf dan pemulihan cedera yang dapat diandalkan oleh para sport enthusiast, pekerja profesional, dan seluruh masyarakat, bukan hanya di kawasan Bintaro. Melalui program-program yang dijalankan DRI CLINIC, upaya pencegahan cedera sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

“Program latihan fisik yang tepat, personal, dan berbasis data seperti strength, balance, dan flexibility bukan hanya mempercepat pemulihan cedera, tetapi juga mencegah cedera baru demi performa maksimal. Dan semua fasilitas di DRI CLINIC Bintaro mendukung seluruh program latihan fisik tersebut,” ujar Strategic Advisor Anytime Fitness, Stenly Kusnin.