Eks Pelatih Ungkap Lawan Paling Berbahaya bagi Khabib Nurmagomedov di UFC

Khabib Nurmagomedov memang sudah menyatakan pensiun dari dunia bela diri campuran (MMA), tetapi namanya tak lantas hilang begitu saja. Terkini, pelatih Khabib di American Kickboxing Academy, Javier Mendez, bercerita terkait sepak terjang anak didinya.
Khabib pensiun dengan rekor sempurna 29-0 di dunia MMA. Ia terakhir kali mengalahkan Justin Gaethje dalam UFC 254 pada Oktober lalu.
Mendez mengungkapkan selama bertarung di octagon, terdapat satu nama yang membuatnya khawatir yakni Michael Johnson. Ia bahkan menilai laga Khabib vs Johnson sebagai pertarungan berbahaya.
"Bagi saya, lawan terkuat Khabib adalah Michael Johnson. Conor (McGregor) bukan paling berbahaya. Tidak ada yang berbahaya bagi saya, kecuali Michael Johnson," ujar Mendez seperti dikutip dari RT.
"Dia (Johnson) berbahaya karena terus menghantam Khabib dalam pertarungan berdiri dengan kekuatan tangan dan kaki kirinya. Sampai dalam titik itu, Khabib sadar dia harus melakukan yang terbaik," lanjutnya.
Khabib bertemu Johnson dalam UFC 205 pada 12 November 2016. Ketika itu, pria asal Dagestan ini mengemas kemenangan melalu submission pada ronde ketiga.
"Satu-satunya alasan adalah karena Khabib memutuskan untuk bertarung dalam posisi berdiri. Dulu, pertarungan berdiri Khabib bagus, tapi tidak sebagus sekarang. Dia dulu masih belajar," kata Mendez.
Pernyataan Mendez berbeda dengan pengakuan Khabib. Ia menyebut nama Gleison Tibau sebagai petarung terkuat yang pernah dihadapinya.
"Yang paling sulit adalah orang yang bertarung dengan saya pada Oktober 2018, lebih emosional, mungkin daripada secara fisik. Gleison Tibau pada 2012," kata Khabib Nurmagomedov dikutip dari Sport Bible.
Gleison Tibau adalah lawan kedua Khabib di UFC, kedua petarung bersua di UFC 148 pada 2012.
