Emma Raducanu Tetap Humble Usai Juara: Aku Masih Cuci Piring Sendiri

18 September 2021 7:02 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Emma Raducanu  mengembalikkan bola pada pertandingan final US Open melawan Leylah Fernandez di USTA Billie Jean King National Tennis Center.  Foto: Robert Deutsch/USA Today/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Emma Raducanu mengembalikkan bola pada pertandingan final US Open melawan Leylah Fernandez di USTA Billie Jean King National Tennis Center. Foto: Robert Deutsch/USA Today/via REUTERS
ADVERTISEMENT
Emma Raducanu tak lupa daratan usai menjuarai US Open 2021. Petenis 18 tahun itu mengaku masih seperti remaja pada umumnya, bahkan mengurus segala kepentingannya secara mandiri, termasuk urusan cuci piring.
ADVERTISEMENT
Raducanu tak berubah menjadi pribadi yang congkak setelah dielu-elukan banyak pihak. Petenis Inggris Raya itu masih menjaga dirinya dalam kesederhanaan, bahkan belum membelanjakan hadiah USD 2,5 juta (sekitar Rp 35 miliar) yang diterimanya.
"Saya bukan orang yang paling teratur, jadi saya harus mengerjakan beberapa hal, dan saya perlu membereskan, melakukan packing karena saya sepertinya meninggalkan koper bahkan tiga minggu setelah perjalanan saya," katanya kepada Good Morning Britain, dikutip dari The Sun.
"Saya mencuci piring saya setelah saya makan, hanya makanan biasa. Sejujurnya, saya seperti remaja lainnya dengan cara itu," lanjutnya.
Emma Raducanu Foto: ED JONES/AFP
Emma Raducanu juga berbicara kembali soal momen kemenangannya di US Open 2021. Baginya, itu masih merupakan momen luar biasa.
"Saya pikir itu secara bertahap semakin tenggelam karena tadi malam saya benar-benar menonton ulang final. Saya mencoba untuk menghidupkan kembali beberapa momen dan mengingat bagaimana rasanya," terangnya.
ADVERTISEMENT
"Namun, pengalaman itu masih seperti angin puyuh dan saya menyukai setiap momennya. Namun, itu adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dipahami," lanjutnya.