Final Wilayah Timur: Cetak 44 Poin, James Bawa Cavs Kalahkan Celtics

kumparanSPORTverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Celtics vs Cavaliers. (Foto: David Richard-USA TODAY Sports via Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Celtics vs Cavaliers. (Foto: David Richard-USA TODAY Sports via Reuters)

LeBron James gemilang, Cleveland Cavaliers kembali menang. Pada pertandingan gim keempat final Wilayah Timur, Selasa (22/5/2018) pagi WIB, James membawa Cavs mengalahkan Boston Celtics dengan skor 111-102.

Dengan kemenangan ini, Cavs berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memperbesar kans melanjutkan langkah ke partai final NBA untuk empat musim berturut-turut.

Aktor utama di balik torehan gemilang Cavs dalam dua gim teraktual yang tersaji di kandang mereka, Quicken Loans Arena, masih beruwujud James. Di gim kedua ini, James menyumbangkan 44 poin, dan torehan tersebut membuat James sudah 6 kali mencetak 40 poin atau lebih di babak playoff musim ini.

Selain James, para penggawa Cavs lainnya tampil sangat apik dan menunjukkan daya juangnya, macam Kyle Korver yang menyumbang 14 poin dan melalukan 3 block. Kemudian Thristan Thompson mencatatkan double-double dengan 13 poin dan 12 rebound.

Solidnya permainan tim Cavs yang mengandalkan James yang ditopang determinasi pemain lain berbuah manis sejak kuarter pertama. Cairnya permainan mereka cukup mengagetkan Celtics, dan akhirnya menutup kuarter ini dengan keunggulan 34-18.

Celtics sendiri tampaknya telat panas untuk meladeni Cavs di awal pertandingan. Di kuarter pertama mereka mendapat 27 kesempatan menembak, tapi hanya memasukkan 7 dengan akurasi 27%. Selain itu, Jaylen Brown dan Jayson Tatum sama-sama gagal melakukan dunk, ditambah Marcus Morris yang melakukan tiga pelanggaran selama kuarter pertama.

X post embed

Memasuki kuarter dua, Celtics bisa merespons dengan bermain lebih tajam dan agresif. Hasilnya cukup kentara karena mereka bisa menambah 35 poin. Tapi, di lain sisi Cavs juga bisa menambah 34 poin, sehingga kuarter dua berakhir masih untuk keunggulan Cavs dengan selisih 15 angka.

Lebarnya selisih poin membuat Celtics kesulitan betul membalikkan momentum. Beberapa kali skuat Brad Stevens coba menipiskan selisih, seperti membuat skor menjadi 74-82 saat kuarter tiga menyisakan 2 menit 19 detik dan 93-100 saat kuarter empat tersisa 4 menit 29 detik.

Namun, pada akhirnya Celtics tetap harus mengakui keunggulan Cavs di akhir laga. Upaya beberapa pemain seperti Brown yang jadi pencetak angka terbanyak dengan 25 poin, Tatum dengan 17 poin, dan Tery Rozier yang membukukan double-double dengan 16 poin dan 11 assist, tidak terlalu banyak membantu.

James dijaga ketat pemain Celtics. (Foto:  Ken Blaze-USA TODAY Sports via Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
James dijaga ketat pemain Celtics. (Foto: Ken Blaze-USA TODAY Sports via Reuters)

Menanggapi kekalahan keduanya di markas Cavs dan kembali melihat LeBron James mengobrak-abrik pertahanan timnya, Stevens melontarkan pujian bagi pemilik tiga cincin juara NBA tersebut. Namun, Stevens pun berharap para pemainnya bisa punya keberanian lebih untuk menghentikan dominasi 'King James' pada gim selanjutnya.

"Dia yang terbaik dalam pertandingan tadi, dia bisa melakukan apa pun yang dia mau. Masalahnya adalah Anda harus berani bertarung, Anda harus membuat semua hal menjadi sangat sulit untuknya, karena jika tidak maka dia akan menemukan pertandingan yang dia inginkan," kata Stevens usai laga dilansir ESPN.

Perjalanan Celtics memang belum selesai karena gim kelima bakal kembali tersaji di markas mereka, TD Garden, Kamis (24/5) pagi WIB. Kans Celtics untuk mengandaskan perlawanan Cavs dan melaju ke final NBA pun cukup terbuka lebar, karena mereka belum terkalahkan pada sembilan partai kandang di babak playoff musim ini. Rekor inilah yang jadi perhatian James dan berharap timnya bisa tetap solid di markas Celtics.

"Kami sadar bahwa di gim lima akan menjadi tempat yang tidak bersahabat. Kami tahu pendukung mereka akan sangat energik, tapi kami harus punya pola pikir yang sama seperti kami bermain di kandang sendiri di dua laga terakhir. Jika pikiran kami tetap sama, kami menempatkan diri pada posisi untuk menang," kata James pada konferensi pers usai laga.