Finis ke-14, Mario Aji Lampaui Rekor 6 Pebalap Indonesia

20 Maret 2022 12:32
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mario Aji (kiri) usai memastikan akan start dari urutan 3 pada Moto3 Mandalika 2022. Ia memastikannya di sesi kualifikasi pada Sabtu (19/3). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mario Aji (kiri) usai memastikan akan start dari urutan 3 pada Moto3 Mandalika 2022. Ia memastikannya di sesi kualifikasi pada Sabtu (19/3). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
Mario Aji mencatatkan sejarah dalam balapan Moto3 Mandalika 2022 yang dihelat di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada Minggu (20/3). Pebalap Honda Team Asia itu mampu memiliki catatan lebih baik dibanding para pebalap Indonesia lain dalam sejarah Kejuaraan Dunia MotoGP.
Dalam jalannya balapan ini, Mario sempat dikenai penalti. Namun hasilnya, Mario yang start dari urutan ketiga bisa finis ke-14 yang berarti meraih 2 poin, sementara Dennis Foggia menjadi yang tercepat.
Ini berarti, Mario melampaui pencapaian para seniornya di Kejuaraan Dunia MotoGP. Sebelumnya, tidak ada pebalap RI yang mampu finis ke-14 di kelas mana pun.
Tahun lalu, Andi Gilang berlomba di Moto3. Ia total mengoleksi 4 poin, tetapi itu dari hasil 4 kali finis ke-15 yang masing-masing bernilai 1 poin. Sementara, saat berpacu di Moto2 pada 2019 dan 2020, Andi gagal mencetak angka.
Mario Aji di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (19/3/2022). Foto: Dok Honda Team Asia
zoom-in-whitePerbesar
Mario Aji di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (19/3/2022). Foto: Dok Honda Team Asia
Doni Tata Pradita yang eksis di Kejuaraan MotoGP selama 2005-2008 dan 2013 pun total cuma merengkuh dua poin. Itu dari hasil finis ke-15 di kelas 125 cc pada balapan di China pada 2008 dan finis ke-15 saat balapan di Australia pada 2013.
Di sisi lain, Rafid Topan Sucipto menjajal kelas Moto2 pada 2012, 2013, dan 2018. Dia tak berhasil mencetak poin. Nasib serupa juga dirasakan Gerry Salim yang masing-masing sekali balapan di Moto2 dan Moto3 pada 2019.
Dimas Ekky Pratama pun nirpoin saat menjadi pebalap reguler di kelas Moto2 pada 2019. Saat masing-masing sekali balapan di 2017, 2018, dan 2021, Dimas juga tak bisa meraih poin.
Kejuaraan Dunia MotoGP 2022 masih panjang. Mario Aji masih bisa berbicara banyak atau bahkan melampaui pencapaian Andi Gilang.
Mario Aji di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (19/3/2022). Foto: Dok Honda Team Asia
zoom-in-whitePerbesar
Mario Aji di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (19/3/2022). Foto: Dok Honda Team Asia
Sebelumnya, Doni sempat meyakini bahwa Mario Aji dan Veda Ega Pratama bisa berbicara banyak di Mandalika. Dan, itu terbukti untuk Mario, tetapi tidak bagi Veda yang cedera dan tak bisa balapan di Asia Talent Cup.
Pebalap keenam yang rekornya dilampaui Mario adalah Muhammad Fadli Immammuddin, yang kemudian menjadi atlet paralimpik balap sepeda.
Fadli juga sempat menjadi pebalap motor yang eksis di Kejuaraan Dunia MotoGP. Ia pernah sekali balapan di kelas Moto2 di Malaysia pada 2013 dan gagal meraih poin usai gagal finis.