Fuzhou China Open: Hafiz/Gloria Terhenti di Babak Pertama

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ganda campuran Indonesia, Gloria Emanuelle dan Hafiz Faizal. Foto: STR / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ganda campuran Indonesia, Gloria Emanuelle dan Hafiz Faizal. Foto: STR / AFP

Musim kompetisi 2019 sudah di pengujung, BWF World Tour Finals 2019 ada di depan mata. Namun, sebelum bicara panjang lebar soal siapa yang bakal menjadi kampiun di Guangzhou, para petarung bulu tangkis mesti menaklukkan segala aral di Fuzhou.

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle gagal menjadi ganda campuran Indonesia kedua yang menyegel slot babak 16 besar Fuzhou China Open 2019. Kekalahan 18-21 dan 14-12 dari He Ji Ting/Du Yue pada Rabu (6/11/2019) menutup pintu duel babak kedua bagi Hafiz/Gloria.

Yang menjadi lawan Ting/Yue di laga perebutan tiket perempat final pada Kamis (7/11/2019) adalah Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Itu berarti, laga antara ganda campuran China.

Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja. Foto: Dok. PBSI

Ting/Yue membuka gim pertama di Court 2 Haixia Olympic Sports Center dengan keunggulan 5-2. Permainan Hafiz/Gloria masih kepalang kaku untuk merengkuh angka dengan meyakinkan.

Salah satu kasusnya tampak dalam kesalahan sepele Gloria yang membuat shuttlecock membentur net saat lawan memimpin 4-2. Kondisi itu cukup ironis mengingat Hafiz/Gloria belum dalam kondisi tertekan. Eror itu mengantarkan Ting/Yue memimpin 5-2 dan berlanjut hingga 9-2.

Akhirnya torehan poin Ting/Yue terhenti. Ini ditandai dengan keberhasilan Hafiz/Gloria mengubah kedudukan dari 2-9 menjadi 4-9.

Jumping smash menyilang Hafiz ke sudut kanan lapangan juga menggeser kombinasi skor menjadi 5-10. Performa Hafiz/Gloria lumayan menggembirakan karena mereka berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 7-11.

Ganda campuran China, He Ji Ting (kiri)/Du Yue (kanan). Foto: STR / AFP

Persoalan utama bagi Hafiz/Gloria adalah menemukan antidot bagi taktik Ting/Yue. Salah satu contohnya muncul saat ganda campuran China ini memimpin 12-8. Ting/Yue memancing Hafiz/Gloria dalam adu cepat permainan depan net.

Momentum bagi Ting/Yue muncul saat Gloria menyambut drive, sedangkan Hafiz mengambil posisi yang cukup jauh di area kanan depan net.

Yue jeli betul memanfaatkan celah ini. Ia langsung melepaskan sergapan dari depan net dengan mengarahkan shuttlecock ke belakang Gloria. Karena posisinya kelewat jauh, Hafiz tidak bisa menggapai shuttlecock. Dengan cara itu, Ting/Yue memimpin 13-8.

Kabar baiknya, Ting/Yue juga berulang kali melakukan eror. Saat memimpin 17-15, pengembalian Yue kelewat melebar sehingga membuat Hafiz/Gloria merapatkan jarak menjadi 16-17.

Yang membikin kesal, Hafiz/Gloria masih saja melakukan eror dalam kondisi menguntungkan seperti ini. Pukulan mereka dinyatakan out sehingga Ting/Yue menjauh sedikit menjadi 18-16.

Keunggulan 19-16 didapat Ting/Yue dengan memanfaatkan ringkihnya pertahanan Hafiz/Gloria. Yue mencecar Gloria dengan tubian smash. Dalam lima hingga enam pukulan, manuver itu akhirnya membuahkan angka untuk Ting/Yue karena Gloria tidak dapat meredam laju smash.

Game point 20-17 tidak langsung berhasil diubah Ting/Yue mejadi kemenangan. Yue terlambat mengantisipasi jumping smash Hafiz yang membuat shuttlecock terjatuh di depannya. Meski demikian, smash Ting akhirnya sukses mengonversi kedudukan 20-18 menjadi kemenangan 21-18 di gim pertama.

Ganda campuran Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaja (kiri) dan Hafiz Faizal. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Meski dapat memberi perlawanan sengit di awal gim kedua, Hafiz/Gloria belum ada dalam kondisi aman. Sebelum interval, Ting/Yue masih menandai laga dengan keunggulan 9-7. Kesalahan koordinasi Ting/Yue ketika hendak mengamankan bola bawah membuat shuttlecock membentur net. Dari situ, Hafiz/Gloria mendekat menjadi 8-9.

Interval tetap ditandai Ting/Yue dengan keunggulan. Kedudukan 10-9 berhasil digeser menjadi 11-9 lewat kecerdikan Yue mengembalikan service. Yue melepaskan pengembalian jauh yang mengincar sudut sulit di kanan lapangan. Gloria yang posisinya paling dekat dengan area itu gagal menjangkau shuttlecock.

Usai menyamakan kedudukan menjadi 11-11, Hafiz/Gloria kembali mati langkah. Ting/Yue bahkan sukses menyegel lima poin beruntun yang memperlebar keunggulan mereka jadi 16-11.

Ganda campuran Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaja (kiri) dan Hafiz Faizal. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Melepaskan serangan balik yang efektif adalah kendala yang belum dapat dipecahkan Hafiz/Gloria di pertandingan ini. Misalnya, saat lawan memimpin 18-13. Reli sengit dan panjang terjadi di sini.

Berulang kali tempo serangan Ting/Yue menurun. Ketika Yue mengangkat bola, Hafiz/Gloria masih ragu untuk merespons pengembalian itu dengan serangan tajam.

Kalaupun ada serangan, itu hanya diberikan Hafiz lewat jumping smash dari area belakang. Manuver ini menjadi senjata makan tuan. Pukulan Hafiz kehilangan akurasinya sehingga shuttlecock menabrak net. Ting/Yue memimpin kian jauh, 19-13.

Pada akhirnya, langkah Hafiz/Gloria di Fuzhou China Open 2019 terhenti di babak 32 besar. Ting/Yue menuntaskan duel dengan kemenangan 21-14.

Praveen Jordan/Melati Daeva menjadi harapan terakhir agar Rinov Rivaldy/Pitha Mentari tidak menjadi wakil tunggal Indonesia di ganda campuran yang melangkah ke babak 16 besar.