Gregoria Tunjung Ungkap Kunci Comeback dari Ketinggalan 1-13

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gregoria Mariska Tunjung di Denmark Open 2025. Foto: PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Gregoria Mariska Tunjung di Denmark Open 2025. Foto: PBSI

Gregoria Tunjung melangkah ke babak delapan besar Kumamoto Masters 2025. Pada babak 16 besar yang berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kamis (13/11) pagi WIB, Gregoria kalahkan Hina Akechi dari Jepang dengan skor 23-21 dan 21-18.

Gim pertama, Gregoria tampil sangat heroik. Sebab, peraih perunggu Olimpiade Paris 2024 itu bisa comeback usai tertinggal 1-13.

Gregoria membeberkan rahasia bisa comeback. Menurutnya, Akechi bermain tidak sabar sehingga bisa dimanfaatkan Gregoria.

“Di awal gim pertama memang sempat tertinggal 1-13 tapi saya bisa tidak terlalu memikirkan poin, malah bisa bermain cukup aman dan lawan berbalik tidak sabar,” ucap Gregoria.

“Setelah interval ada perubahan positif dalam permainan saya dengan banyak menjauhkan bola dari jangkauan lawan,” tambahnya.

Di babak perempat final, Gregoria bakal lawan wakil Jepang lainnya yakni Asuka Takahashi. Gregoria bertekad memberikan yang terbaik di laga nanti.

Gregoria Mariska Tunjung di Denmark Open 2025. Foto: PBSI

“Kembali ke delapan besar harus disyukuri setelah banyak turnamen sebelum ini selalu early exit,” ucap Gregoria.

“Langkah kecil ini sangat berarti untuk fase kembali dari sakit kemarin. Juga jadi motivasi untuk selalu memberikan yang terbaik,” tutupnya.