kumparan
27 Agustus 2018 21:00

Hari Kesembilan Asian Games 2018: Indonesia Catat Sejarah Lagi

Pencak Silat
Tim Putra Indonesia rebut gelar juara di nomor seni beregu. (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda)
Setelah mematahkan rekor perolehan medali emas tahun 1962 saat Asian Games 2018, Indonesia kembali berhasil mencatatkan sejarah baru di hari kesembilan ini atau pada Senin (27/8/2018).
ADVERTISEMENT
Dengan meraih 14 medali hingga pukul 20:45 WIB, Indonesia total sudah mengumpulkan 64 medali. Torehan ini mematahkan perolehan total medali terbanyak Indonesia pada Asian Games 1962 dengan 51 medali.
Sosok yang melahirkan sejarah ini adalah dua atlet pencak silat, Yola Primadona dan Hendy, usai meraih emas pada nomor seni ganda putra. Emas tersebut menjadi medali ke-52 Indonesia, sekaligus menjadi tonggak lairnya sejarah bagi Indonesia di sepanjang sejarah keikutsertaan di pesta olahraga terbesar se-Asia ini.
Akan tetapi, rekor baru tak hanya terhenti sampai di situ. Cabor pencak silat pun berhasil mematahkan rekor bulu tangkis di Asian Games 1962, sebagai cabor dengan sumbangan emas terbanyak bagi Indonesia. Pada 1962, bulu tangkis menyumbang lima emas, lewat nomor ganda putra, putri, campuran, dan tunggal putra serta putri.
ADVERTISEMENT
Sementara di edisi 2018 kali ini, pencak silat untuk sementara telah menyumbang delapan emas. Selain Yola dan Hendy, atlet-atlet yang terlibat dalam lahirnya sejarah baru ini adalah Abdul Malik, Sarah Tria Monita, Iqbal Candra Pratama, Komang Harik Adi Putra, Aji Bangkit Pamungkas, Nunu Nungraha, Asep Yuldan Sani, Anggi Faisal Mubarok, dan Puspa Arumsari.
Timnas speed relay putra Indonesia raih emas, Asian Games 2018
Timnas speed relay putra raih emas dan perak dalam Asian Games 2018, Senin (27/8/18). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Adapun, sosok-sosok lain yang juga terlibat dalam rekor anyar perolehan medali terbanyak Indoensia, adalah Anthony Sinisuka Ginting dengan perunggu di cabor bulu tangkis tunggal putra, perunggu oleh Dhita Juliana dan Putu Dini Jasita Utami di voli pantai, serta satu perak dari kayak putra nomor 1.000 M.
Lantas, satu perak dan dua emas dari cabor panjat tebing di nomor relay putra dan relay putri, menjadi penutup torehan medali Indonesia hari ini. Dengan hasil ini, untuk sementara Indonesia naik ke posisi empat klasemen perolehan medali Asian Games 2018.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan