kumparan

Hasil Tes Pramusim, Fondasi Kepercayaan Diri Nakagami di Sirkuit Jerez

Takaaki Nakagami
Nakagami siap tampil impresif di Sirkuit Jerez. Foto: JUAN MABROMATA / AFP
Circuito De Jerez-Angel Nieto alias Sirkuit Jerez menjadi lintasan keempat bagi para pebalap MotoGP 2019 memperebutkan podium tertinggi. Setiap lintasan memiliki kesulitannya masing-masing, pun demikian dengan Jerez.
ADVERTISEMENT
Bagi pebalap sekelas Valentino Rossi saja, menaklukkan Sirkuit Jerez bukan perkara mudah. Buktinya, terakhir kali 'The Doctor' naik podium puncak di Spanyol adalah pada 2016. Dua tahun berturut-turut Jerez menelurkan hasil tak menyenangkan bagi Rossi: finis ke-10 pada 2017 dan finis kelima pada 2018.
Bahkan juara dunia Marc Marquez saja baru dua kali menjadi pemuncak Sirkuit Jerez, tepatnya pada 2018 dan 2014. Tak mengherankan jika sirkuit sepanjang 4,4 kilometer ini memberikan tantangan tersendiri bagi para pebalap.
Takaaki Nakagami
Pebalap LCR Honda, Takaaki Nakagami. Foto: TOSHIFUMI KITAMURA / AFP
Namun, sebesar apa pun tantangan tadi, Takaaki Nakagami menyambut adu cepat di Sirkuit Jerez sebagai kesenangan tersendiri. Baginya, balapan pertama di Eropa musim ini justru melahirkan harapan untuk tampil impresif.
ADVERTISEMENT
Bahkan waktu libur sekitar dua minggu setelah seri ketiga dinilai Nakagami sedikit berlebihan. Tapi, sebagai profesional, waktu libur tersebut memang seharusnya dipakai untuk bersiap menghadapi seri berikutnya.
"Saya cukup percaya diri dengan trek Jerez. Catatan tes musim dingin itu jadi dasarnya. Tim tampil kuat, kecepatan saya juga bagus. Yang tetap harus saya perhatikan, situasi 'kan berubah sejak saat itu. Suhunya lebih tinggi, jadi treknya juga akan terasa berbeda dibandingkan dengan November," jelas Nakagami dalam keterangan yang diterima kumparanSPORT.
Tes pramusim pada November 2018 menjadi tiang pancang harapan tersebut. Hari terakhir tes pramusim Jerez ditutup pebalap asal Jepang ini sebagai yang tercepat, berbekal catatan waktu 1 menit 37,945 detik. Pencapaian ini membuatnya unggul 0,025 atas Marquez yang ada di posisi kedua.
ADVERTISEMENT
"Terpenting, tim bekerja dengan baik dan saya juga sudah menyusun rencana dengan Giacomo (Guidotti, kepala kru tim). Dari perkiraan cuacanya, semuanya terlihat baik. Saya juga menyukai treknya, jadi lihat saja apa yang akan terjadi!" jelas Nakagami.
MotoGP 2019 sudah berlangsung selama tiga seri. Kini, Nakagami ada di peringkat ketujuh dengan koleksi 22 poin. Cal Crutchlow yang menjadi rekan setimnya bertengger satu setrip di bawahnya, berbekal 19 poin. Bukan hasil yang buruk, tapi juga tak istimewa.
Maka, GP Spanyol menjadi panggung pembuktian bagi Nakagami bahwa ia tak sekadar pebalap penggembira belaka. Pembuktian bahwa ia tak cuma jago pramusim juga bisa diperjuangkan di atas Sirkuit Jerez.
Rangkaian balapan MotoGP Spanyol 2019 akan dimulai dengan latihan bebas perdana dan kedua (FP1 dan FP2) pada Jumat (3/5/2019) masing-masing pukul 14:55 WIB dan 19:10 WIB. Sementara, FP3 dan sesi kualifikasi akan dihelat pada Sabtu (4/5/2019) masing-masing pukul 14:55 WIB dan 19:10 WIB.
ADVERTISEMENT
Balapan di Sirkuit Jerez yang menjadi balapan pertama di Benua Eropa musim 2019 akan digelar pada Minggu (5/5/2019) pukul 19:00 WIB.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan