Hong Kong Open: Nyaris Paksakan Rubber Game, Apriyani/Fadia Ditekuk Jepang

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul dan Rawinda Prajongjai dalam babak pertama Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (4/6/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul dan Rawinda Prajongjai dalam babak pertama Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (4/6/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Apriyani Rahayu/Siti Fadia dikalahkan Arisa Igarashi/Chiharu Shida (Jepang) dalam babak 16 besar Hong Kong Open 2025 di Hong Kong Coliseum, Kowloon, pada Kamis (11/9). Skor akhir 16-21 dan 19-21. Wakil RI nyaris memaksakan pertandingan sampai gim ketiga.

Igarashi/Shida tidak neko-neko sejak awal permainan. Mereka langsung meraih 5 poin beruntun. Apriyani/Fadia berusaha mengais poin demi poin, tetapi tidak mudah menghadapi perlawanan wakil Jepang. Skor sempat 1-5, 2-6, 3-8, lalu 4-11 di interval.

Setelahnya, Apriyani/Fadia terus mencari celah bagaimana membongkar pertahanan wakil Jepang. Akan tetapi, siasat mereka beberapa kali buntu. Skor sempat 6-14, 7-15, 10-18, hingga 15-18, lalu akhirnya 16-21.

Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul dan Rawinda Prajongjai dalam babak pertama Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (4/6/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Apriyani/Fadia memulai gim kedua dengan meyakinkan. Mereka mampu merebut dua angka beruntun. Sempat unggul 3-1, mereka lalu tersusul 3-5. Apriyani/Fadia terlihat masih bisa mengimbangi wakil Jepang, tetapi lama-kelamaan keteteran lagi. Skor sempat 5-5, 5-9, lalu 7-11.

Setelahnya, Apriyani/Fadia mampu beberapa kali memberi tekanan balik kepada wakil Jepang. Pukulan demi pukulan bisa efektif, mereka bisa memberikan perlawanan sengit. skor sempat 12-13, 13-15, 15-18, 16-19, 19-19, dan akhirnya kalah 19-21.