IBL 2024 Akan Diramaikan 8 Pemain Eks NBA
ยทwaktu baca 3 menit

Indonesian Basketball League (IBL) musim 2024 akan berjalan penuh semarak. Selain format baru, liga basket tertinggi di Indonesia tersebut akan diramaikan oleh delapan mantan pemain NBA.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. Total, ada 39 pemain asing yang baru pertama kali mentas di Indonesia.
"Lebih dari 30 persen ada muka-muka baru, terdiri dari 39 pemain asing yang sebelumnya belum pernah main di Indonesia di mana dari 39 pemain asing itu, delapan di antaranya adalah pemain yang pernah berlaga di NBA," terang Junas dalam IBL Media Day di KYZN, Jakarta, Selasa (12/12).
Berikut delapan mantan pemain NBA yang berlaga di IBL 2024:
Jordan Lavels Adam - Dewa United Banten (Eks Memphis Grizzlies)
Malachi Lewis Richardson - Pelita Jaya Bakrie (Eks Sacramento Kings)
Thomas Earl Robinson - Pelita Jaya Bakrie (Eks Sacramento Kings)
Kevin Ornell Chapman MC Daniels - Pelita Jaya Bakrie (Eks Houston Rockets)
Jabari Carl Birds - Rajawali Medan (Eks Boston Celtics)
Jerome Adolphus Jordan - RANS Simba Bogor (Eks Brooklyn Nets)
Le'Bryan Keithdrick Nash - RANS Simba Bogor (Eks Houston Rockets)
Mycheal Gerome Henry - Satria Muda Pertamina Jakarta (Eks Memphis Grizzlies)
Selain delapan pemain tersebut, beberapa nama yang pernah mentas di Eropa dan Asia juga akan mewarnai IBL 2024. Salah satunya adalah Devon Doekele van Oostrum, mantan pemain Timnas Inggris yang akan membela Rans Simba Bogor.
Junas berharap dengan kehadiran banyak pemain baru bisa meningkatkan kualitas kompetisi basket Indonesia. Selain itu juga bisa meningkatkan atmosfer pendukung.
"Kemudian juga ada yang pernah bermain di G League, di Europe dan NCAA, yang harapannya bisa mengeluarkan daya kompetisinya di bola basket nasional kita, kemudian juga membuat daya tarik sendiri tim yang akan main home," terang Junas.
IBL 2024 akan dimulai pada 13 Januari mendatang di mana duel Prawira Harum Bandung dan Pelita Jaya Jakarta akan menjadi openning season. IBL juga mulai menerapkan sistem kandang-tandang sejak awal musim, tidak hanya di playoff seperti musim lalu.
Selain format kandang-tandang, IBL juga mulai menerapkan salary cap. Di mana setiap tim memiliki batas gaji pemain sebanyak Rp 10 miliar.
Gebrakan IBL di musim depan mendapatkan pujian dari pemain naturalisasi yang akan membela Dewa United Banten, Lester Prosper. Menurut Prosper, langkah yang diambil IBL bisa memperkuat budaya basket di dalam negeri.
"Saya melihat apa yang dilakukan IBL pada dasarnya adalah meningkatkan seluruh bola basket Indonesia, meningkatkan budaya basket," kata Prosper.
"Dan sementara Anda membawa mantan pemain NBA juga membuatnya sangat menarik untuk lebih banyak pemain impor yang lebih baik dan bahkan salary cap yang telah mereka terapkan di liga membuatnya jauh lebih kompetitif," pungkasnya.
