Ini Peran Masing-masing Pebulu Tangkis Indonesia dalam Kasus Match Fixing

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi menjatuhkan hukuman kepada delapan pebulu tangkis asal Indonesia. Mereka didakwa dengan tuduhan pengaturan skor (match fixing).
Tiga di antaranya dijatuhi hukuman larangan berkecimpung di dunia bulu tangkis seumur hidup. Sementara, lima lainnya dihukum skorsing masing-masing antara 6 hingga 12 tahun.
Selain itu, BWF juga menjatuhkan sanksi denda antara USD 3.000 (sekitar Rp 42 juta) hingga USD 12.000 (sekitar Rp 168 juta) kepada para pelaku.
Ya, besarnya hukuman yang dijatuhkan kepada para pemain memang berbeda-beda. Sebab, menurut laporan BWF, kedelapan pemain tersebut punya peran yang beragam.
Berikut kumparan sajikan beberapa faktor yang menjadi acuan BWF dalam menentukan besarnya hukuman pemain;
Hendra Tandjaya (HT) - Skorsing Seumur Hidup
Memanipulasi langsung atau difasilitasi pihak lain dalam 10 pertandingan
Berusaha memanipulasi 4 pertandingan
Mendapat keuntungan dari manipulasi tersebut
Bertaruh dalam pertandingan bulu tangkis di periode tertentu
Ivandi Danang (ID) - Skorsing Seumur Hidup
Membiayai manipulasi pertandingan (match fixing) HT
Mencoba ikut memanipulasi 2 pertandingan
Bertaruh dalam pertandingan bulu tangkis di periode tertentu
Terlibat dalam taruhan bulu tangkis dengan HT
Androw Yunanto (AY) - Skorsing Seumur Hidup
Match fixing 4 pertandingan
Mendapat keuntungan dari manipulasi pertandingan
Tidak melaporkan upaya HT dalam memanipulasi pertandingan
Bersedia bekerja sama dengan tim investigasi BWF
Sekartaji Putri (SP) - Skorsing 12 Tahun & Denda Rp 168 Juta
Match fixing 2 pertandingan
Mendapat keuntungan dari manipulasi pertandingan
Tidak melaporkan upaya HT dalam memanipulasi pertandingan
Tidak bekerja sama dengan tim investigasi BWF
Mia Mawarti (MM) - Skorsing 10 Tahun & Denda Rp 140 Juta
Match fixing 1 pertandingan
Mendapat keuntungan dari manipulasi pertandingan
Tidak melaporkan upaya HT dalam memanipulasi pertandingan
Tidak bekerja sama dengan tim investigasi BWF
Fadilla Afni (FA) - Skorsing 10 Tahun & Denda Rp 140 Juta
Match fixing 1 pertandingan
Mendapat keuntungan dari manipulasi pertandingan
Tidak melaporkan upaya HT dalam memanipulasi pertandingan
Tidak bekerja sama dengan tim investigasi BWF
Aditiya Dwiantoro (AD) - Skorsing 7 Tahun & Denda Rp 98 Juta
Match fixing 2 pertandingan
Mendapat keuntungan dari manipulasi pertandingan
Tidak melaporkan upaya HT dalam memanipulasi pertandingan
Bersedia bekerja sama dengan tim investigasi BWF
Agripinna Prima (AP) - Skorsing 6 Tahun & Denda Rp 98 Juta
Bertaruh dalam pertandingan bulu tangkis di periode tertentu
Terlibat dalam taruhan bulu tangkis dengan HT
Bersedia bekerja sama dengan tim investigasi BWF
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
