Inkonsisten, Dortmund Ditekuk Herta Berlin

kumparanSPORTverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Thomas Tuchel saat memimpin Borussia Dortmund berlaga. (Foto: Christof Koepsel/Getty Images)
zoom-in-whitePerbesar
Thomas Tuchel saat memimpin Borussia Dortmund berlaga. (Foto: Christof Koepsel/Getty Images)

Kemenangan melawan Benfica di ajang Liga Champions pada tengah pekan lalu, rupanya tak membuat mental bermain Borussia Dortmund membaik. Menghadapi Hertha Berlin di Olympiastadion, Sabtu (11/3/2017) malam WIB, Dortmund harus pulang dengan tangan kosong seusai kalah dengan skor 1-2. Dua gol Hertha pada pertandingan ini diciptakan oleh penyerang gaek, Salomon Kalou, pada menit ke-11 dan tendangan bebas apik Marvin Plattenhardt pada menit ke-71. Satu gol balasan Dortmund sendiri diciptakan oleh Pierre-Emerick Aubameyang ketika laga memasuki menit ke-55. Laga melawan Benfica membuat Dortmund berupaya mengistirahatkan beberapa pemain pilar. Nama-nama yang tidak bermain dalam pertandingan tersebut pun dimainkan sejak menit awal, di antaranya seperti Raphael Guerreiro, Shinji Kagawa, dan Andre Schuerrle. Meski demikian, memainkan pemain yang lebih segar tak membuat Dortmund langsung tancap gas. Pertandingan baru memasuki menit ke-11, Hertha pun langsung menghukum Die Borussen dengan gol dari Salomon Kalou. Gol cepat Kalou membuat Dortmund terbangun. Garis pertahanan tinggi pun mereka lakukan untuk secepat mungkin mematikan serangan lawan. Di sisi lain, Hertha berupaya memanfaatkan permainan Dortmund dengan melakukan serangan balik cepat. Tekanan yang dilakukan oleh anak asuh Thomas Tuchel pada babak pertama ternyata tidak membuahkan hasil. 45 menit pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Kegagalan mencetak gol pada babak pertama tidak membuat Tuchel mengganti taktiknya. Babak kedua baru dimulai 10 menit, percobaan Tuchel berhasil. Memanfaatkan umpan terobosan dari Shinji Kagawa, penyerang asal Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol ke-22 untuk musim ini.

Pemain Dortmund tertunduk lesu (Foto: REUTERS/Axel Schmidt)
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Dortmund tertunduk lesu (Foto: REUTERS/Axel Schmidt)

Gol tersebut membuat pemain-pemain Dortmund semakin termotivasi untuk mencetak gol tambahan. Upaya ini dibuktikan dengan serangan-serangan sporadis yang mereka lakukan setelah terciptanya gol ini. Apes bagi Dortmund datang 15 menit berselang setelah gol Aubameyang. Pelanggaran Matthias Ginter kepada Mitchell Weiser di depan kotak penalti berbuah tendangan bebas. Marvin Plattenhardt yang menjadi eksekutor tidak melewatkan kesempatan ini lewat sebuah tendangan ke sebelah kiri Roman Buerki. Usai gol tersebut, Tuchel langsung bereaksi. Dua pemain yang bersinar saat pertandingan kedua melawan Benfica, Christian Pulisic dan Ousmane Dembele, dimasukkan untuk mengganti Erik Durm dan Gonzalo Castro. Masuknya dua pemain ini rupanya tidak memberikan pengaruh besar. Dembele bahkan sempat menimbulkan persoalan usai memicu ketegangan pemain kedua kesebelasan. Laga akhirnya berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Hertha. Dengan skor ini, peluang Dortmund untuk mengejar RasenBallsport Leipzig yang berada pada peringkat kedua pun semakin sulit. Pasalnya, Dortmund kini mengumpulkan 43 poin dari 24 pertandingan, berjarak enam poin dari Leipzig yang berada di bawah Bayern Muenchen. Untuk Hertha, kemenangan pada pertandingan ini membuat peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions semakin terbuka. Kini mereka mengumpulkan 40 poin dari 24 pertandingan dengan bercokol di peringkat kelima. Klub Ibu Kota Jerman ini hanya selisih dua poin dari Hoffenheim yang berada di posisi terakhir zona Liga Champions.