Jadi Staf Ahli Kemenpora, Hamdan Hamedan Akan Kasih Data Ratusan Atlet Diaspora
·waktu baca 2 menit

Hamdan Hamedan telah ditunjuk Kemenpora sebagai staf tenaga ahli untuk mengurus potensi diaspora Indonesia. Ia pun mengaku siap menjalankan tugas yang diembankan oleh Menpora RI, Dito Ariotedjo.
Hamdan mengeklaim bahwa dalam satu bulan ini, ia akan menyerahkan data ratusan atlet diaspora dari berbagai macam cabang olahraga. Ia pun mengaku telah dikontak beberapa pelatih cabang olahraga dan berharap ada potensi membuat olahraga Indonesia lebih berprestasi.
"Beliau menugaskan saya membidangi hal ini dan kepemudaan sebagai tim ahli. 'Harus super sat-set dan berdampak nyata,' arahan Pak Menteri. Saya pun menyanggupi," terang Hamdan lewat akun Instagram pribadinya, Sabtu (20/5).
"Populasi mereka memang cukup besar, yaitu setara provinsi Sulawesi Selatan atau 9 juta jiwa. Mereka pun tersebar di lebih dari 90 negara di dunia."
"Sebagian dari mereka ada yang berprofesi dan berpotensi menjadi atlet olahraga. Bahkan ada pula yang memang sudah terkenal hingga ke Indonesia karena prestasinya," tambahnya.
Sebelumnya, Hamdan Hamedan berfokus di sepak bola, dengan menjadi utusan resmi PSSI terkait naturalisasi. Ia turut membantu proses naturalisasi Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama.
Sebelum di PSSI, Hamdan sebenarnya juga sudah cukup lama mengurusi diaspora. Ia pernah menjadi President Indonesian Diaspora Network Northern California (2013-2016) dan Executive Director Indonesian Diaspora Network-United (2017-2019).
Pada Desember 2022, Hamdan Hamedan pernah diwawancarai eksklusif oleh kumparan. Saat itu, dirinya yang masih menjadi utusan PSSI mengatakan, pemain-pemain sepak bola keturunan RI di Eropa banyak yang ingin dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Hamdan menjelaskan bahwa program naturalisasi sudah berbuah hasil dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain-pemain keturunan Indonesia. Mereka bahkan memberi sinyal akan ketertarikannya untuk membela Timnas Indonesia.
''Ketika Jordi [Amat] dan Sandy [Walsh] dinaturalisasi, banyak pemain yang dulunya ragu untuk membela Timnas Indonesia, tiba-tiba mengirim sinyal ketertarikan untuk membela timnas,'' katanya kepada kumparan kala itu.
