Jokowi Perintahkan Jumlah Penonton MotoGP Mandalika Dikurangi, Ada Apa?

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga menonton sesi tes pramusim MotoGP 2022 dari atas bukit sekitar Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga menonton sesi tes pramusim MotoGP 2022 dari atas bukit sekitar Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Rangkaian balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022. Kurang dari sebulan jelang hajat tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar jumlah penonton dikurangi.

Awalnya, jumlah penonton MotoGP Mandalika direncanakan sebanyak 100 ribu orang. Namun, Jokowi meminta agar kini jumlahnya hanya 60 ribu penonton.

Jokowi menyatakan ini dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM bersama sejumlah menteri pada Minggu (27/2). Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili Jokowi menyampaikannya dalam jumpa pers virtual pascarapat.

"Arahan Bapak Presiden terkait Mandalika yang semula penontonnya 100 ribu, maka diturunkan menjadi 60 ribu dengan situasi yang ada saat sekarang," kata Menko Airlangga di kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Minggu (27/2).

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team Andrea Dovizioso (kanan) dan Darryn Binder memacu kecepatan motornya pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2022 di Mandalika. Foto: Andika Wahyu/Antara Foto

Adapun, alasannya karena pertimbangan situasi terkini terkait kasus aktif COVID-19 dan tingkat vaksinasi di Kabupaten Lombok Tengah, tempat Sirkuit Mandalika berada, serta Provinsi NTB secara keseluruhan. Menko Airlangga juga menyampaikan rinci terkait vaksinasi.

Di Kabupaten Lombok Tengah, tingkat vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah mencapai 91,5 persen, dosis kedua 74 persen, dan dosis booster 1,2 persen. Untuk keseluruhan di NTB, tingkat vaksinasi dosis pertama mencapai 91,4 persen, dosis kedua 65,3 persen, dan booster 2,6 persen.

Sejumlah warga menonton sesi tes pramusim MotoGP 2022 dari atas bukit sekitar Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

"Dan tentunya dari segi jumlah kasus aktif di NTB terdapat 3.200 dengan BOR (tingkat keterisian rumah sakit) adalah 20 persen, ini di bawah nasional," ujar Menko Airlangga.

Pemerintah Indonesia sendiri telah memutuskan untuk menerapkan sistem bubble demi mencegah penularan. Satgas COVID-19 bahkan telah membuat panduan dan aturan dalam surat edaran yang mesti dipatuhi ofisial, jurnalis, hingga penonton. Untuk selengkapnya bisa cek pada tautan di bawah ini.

kumparan post embed