Bola & Sports
·
9 September 2020 20:39

Jokowi: Tidak Masuk Akal Kita Kekurangan Atlet Berbakat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jokowi: Tidak Masuk Akal Kita Kekurangan Atlet Berbakat (1106918)
searchPerbesar
Presiden Joko Widodo. Foto: UGM
Prestasi olahraga di Indonesia belum mengalami kemajuan dari tahun ke tahun belakangan ini. Ambil contoh di SEA Games tahun lalu Indonesia hanya menempati posisi empat klasemen akhir.
ADVERTISEMENT
Atlet-atlet Indonesia hanya sanggup mengumpulkan 72 emas, 84 perak, dan 111 perunggu. Posisi Indonesia kalah dari Thailand, Vietnam, dan Filipina yang menjadi tuan rumah.
Banyak faktor yang membuat prestasi olahraga Indonesia begitu-begitu saja. Infrastruktur menjadi salah satunya di mana jarang sekali sarana olahraga yang memadai di Indonesia.
Selain faktor infrastruktur ada juga masalah regenerasi. Minimnya jam terbang para bibit muda menjadi faktor olahraga Indonesia sulit berkembang.
Regenerasi ini juga yang membuat bingung Presiden Joko Widodo. Menurut Jokowi, tidak masuk akal bila Indonesia sangat kekurangan atlet berbakat.
Jokowi: Tidak Masuk Akal Kita Kekurangan Atlet Berbakat (1106919)
searchPerbesar
Suasana olahraga Minggu pagi di kawasan GBK. Foto: Dok. Yuda Gunawan
"Ingat bahwa penduduk kita 267 juta lebih dan mayoritas adalah generasi muda. Sangat tidak masuk akal jika kita kekurangan calon atlet yang berbakat. Pasti jutaan yang berbakat, kalau kurang calon pasti yang salah adalah manajemennya bukan kekurangan bakatnya," ujar Jokowi dalam pembukaan Haornas di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (9/9).
Jokowi: Tidak Masuk Akal Kita Kekurangan Atlet Berbakat (1106920)
searchPerbesar
Atlet kurash Indonesia Susanti (kiri) melakukan serangan pada atlet kurash India Pincky Balhara (Kanan) saat bertanding pada babak perempat final putri 52 kg Asian Games 2018 di Assembly Hall JCC Senayan, Jakarta, Selasa (28/8). Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Helmi Afandi
"Oleh karena itu sistem pembinaan atlet nasional sekali harus di-review total. Saya minta Menpora untuk segera mengajak semua pihak yang terkait untuk merancang ulang sistem pembinaan atlet kita secara besar-besaran dan segera melaporkan hasilnya kepada saya," katanya.
ADVERTISEMENT
Pada tahun ini, Haornas mengedepankan tiga tema. Sports Science, Sport Tourism, dan Sports Industry adalah tema yang dikedepankan.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.