Kala Khabib Nurmagomedov Diancam Ibu: Tak Boleh Pulang Jika Kalah
·waktu baca 2 menit

Khabib Nurmagomedov adalah mantan juara dunia kelas ringan UFC. Namun siapa sangka, ia pernah diancam keras oleh ibunya tak boleh pulang ke rumah jika kalah dalam perkelahian.
Hal tersebut diceritakan oleh Khabib saat menjadi bintang tamu dalam Hotboxin' Podcast milik Mike Tyson. Keduanya bercerita tentang masa muda di mana mereka sering berkelahi di jalanan.
Khabib sudah berkelahi sejak belia. Akan tetapi, kedua orang tuanya memiliki pandangan yang berbeda soal pertarungan di jalanan, terlebih ibundanya yang tak menginginkan The Eagle kalah.
"Saya akan melakukan apa saja untuk ibu saya. Saya ingat ketika saya masih kecil, sekitar 5-7 tahun, ketika saya berkelahi di jalanan, dia tidak pernah bertanya mengapa saya berkelahi," cerita Khabib dikutip dari Talksport.
"Ayah selalu menyuruh saya berhenti berkelahi karena saya memiliki keterampilan, pengetahuan, dan bisa saja melukai orang. Ibuku selalu bertanya saya kalah atau menang," tambahnya.
Khabib menambahkan, ibunya tak menyukai dirinya jika menyakiti orang lain. Akan tetapi, jalanan adalah lain hal, dan ia dilarang menginjak rumah jika kalah bertarung.
"Saya berkata saya menang. Dia berkata, 'Bagus, jangan pernah pulang jika kamu kalah'," tutur Khabib.
"Ibuku tidak suka [aku] menyakiti orang, tetapi dia tahu jalanan adalah jalanan, kamu harus menunjukkan hatimu ketika kamu pergi ke jalanan," lanjutnya.
"Karena jalanan tidak memiliki aturan, mereka tidak memiliki wasit, Anda harus selalu melindungi diri Anda sendiri," pungkas Khabib.
Pria kelahiran Dagestan, Rusia, itu sepertinya betul-betul memegang kata-kata ibunya. Khabib pensiun dari UFC dengan rekor tak terkalahkan 29-0 sepanjang karier profesionalnya di MMA.
Khabib pensiun usai menaklukkan Justin Gaethje di UFC 254 pada Oktober 2020 lalu. Ia juga memegang janji kepada ibunya untuk tak bertarung lagi tanpa ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov, yang telah berpulang pada Juli 2020 lalu.
