Kalah dari Pasangan China, Praveen/Debby Gagal Lolos ke Semifinal

kumparanSPORTverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Praveen Jordan dan Debby Susanto. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Praveen Jordan dan Debby Susanto. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Sebuah akhir yang cukup pahit. Perjalanan Praveen Jordan/Debby Susanto di Dubai World Super Series Finals 2017 harus berakhir lebih cepat. Kekalahan atas pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 12-21, 21-19, dan 16-21 dalam pertandingan yang dihelat di Hamdan Sports Complex, Kamis (14/12/2017) malam, membuat langkah mereka melaju ke babak semifinal pupus.

Sedari gim pertama, pertandingan memang berjalan cukup sulit bagi Praveen/Debby. Bahkan, di awal pertandingan mereka kerap tertinggal cukup jauh dari pasangan Zheng/Chen. Selisih lima sampai enam angka acap terjadi pada gim pertama ini untuk keunggulan Zheng/Chen.

Meski berusaha keras mengejar, jauhnya keunggulan Zheng/Chen ini sulit untuk dikejar oleh pasangan peraih gelar juara All England 2016 tersebut. Selepas interval gim pertama, keunggulan Zheng/Chen tetap terjaga. Praveen/Debby pun harus mengakui keunggulan Zheng/Chen dengan skor akhir 12-21 di gim pertama.

Memasuki gim kedua, di bawah sorak-sorai dan teriakan dukungan yang menggema di Hamdan Sports Complex, Praveen/Debby berusaha keras untuk mengimbangi permainan Zheng/Chen. Mereka sempat mengejar sampai skor 14-11, 15-13, 16-14, dan 16-15. Praveen/Debby bahkan sukses menyamakan kedudukan sampai skor 16-16.

Kejar mengejar skor antar kedua pasangan itu terus berlanjut. Berbagai kesalahan individual yang acap dilakukan oleh kedua pasangan membuat skor berubah-ubah dengan cepat dan sama kuat bagi kedua pasangan. Pertandingan berjalan lebih seru di gim kedua ini. Setelah melalui pertandingan yang ketat, Praveen/Debby berhasil memenangi gim kedua ini dengan skor 21-19.

X post embed

Pertandingan pun berlanjut ke rubber game. Di gim ketiga ini, tensi pertandingan masih berlangsung dengan cukup panas. Sorak-sorai dukungan dari bangku penonton masih terdengar untuk pasangan Praveen/Debby, diwarnai oleh sedikit dukungan untuk pasangan Zheng/Chen.

Di awal gim, Praveen/Debby sempat kewalahan mengatasi smes bertubi-tubi yang dilancarkan oleh pasangan Zheng/Chen. Mereka dipaksa bertahan dan cukup sulit untuk balik menyerang. Praveen/Debby sempat tertinggal 6-2 dari Zheng/Chen.

Tapi keburu-buruan yang kerap melanda pasangan Zheng/Chen malah menjadi bumerang tersendiri bagi mereka. Pelan-pelan Praveen/Debby mulai mendekat, dan kerap menjaga selisih dua sampai tiga angka atas pasangan Zheng/Chen.

Selepas interval gim ketiga, penurunan performa mulai diperlihatkan Praveen/Debby. Beberapa kesalahan individual kerap mereka lakukan. Hal ini membuat mereka sempat tertinggal 14-8 dari pasangan Zheng/Chen. Keunggulan pasangan Zheng/Chen terus bertahan sampai skor menunjukkan angla 17-12.

Tak mau menyerah, Praveen/Debby berusaha keras mengejar ketertinggalan mereka atas pasangan Zheng/Chen ini. Namun kesalahan individual kembali membuat mereka pada akhirnya membuat mereka harus mengakui keunggulan pasangan Zheng/Chen dengan skor akhir 21-16.

Kekalahan ini membuat peluang Praveen/Debby untuk lolos ke babak semifinal pupus setelah pada pertandingan pertama mereka juga menderita kekalahan atas pasangan asal Hong Kong, Chun Man Tang/Ying Suet Tse. Mereka gagal mengikuti langkah Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir yang lolos ke babak semifinal. Mereka juga gagal membalaskan dendam mereka setelah dikalahkan pula oleh Zheng/Chen dalam final Australia Terbuka 2017 silam.