Kemenangan Persebaya Berbalut Dedikasi dan Berkah

Kadang sebuah kemenangan bisa berbalut banyak hal. Kemenangan Persebaya atas Martapura FC, kemenangan yang mengantarkan mereka kembali menjejak kompetisi level tertinggi sepak bola Indonesia, berbalut dua hal bernama dedikasi dan berkah.
Dalam laga semifinal Liga 2 2017 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (25/11/2017) sore, Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan atas Martapura FC dengan skor 3-1. Dua gol dari Irfan Jaya dan satu gol dari Rishadi Fauzi, berbalas satu gol dari Reza Saputra, berhasil mengantarkan Persebaya menuju apa yang sudah mereka impikan sejak lama, yaitu Liga 1.
Seluruh Bonek yang datang langsung mendukung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api larut dalam kebahagiaan. Jajaran manajemen tumpah ruah di lapangan merayakan kemenangan.

Setelah absen sekian lama, akhirnya Persebaya kembali mencecap kompetisi level tertinggi sepak bola Indonesia. Suasana bahagia ini, ternyata juga berbalut suasana haru. Hal ini tampak dari situasi yang dialami Angel Alfredo Vera, seusai pertandingan.
Vera, sosok yang menjadi pahlawan dalam mengantarkan Persebaya Surabaya ke Liga 1, mengungkapkan bahwa tim berjuluk "Bajul Ijo" tersebut memang layak masuk Liga 1. Ini semua tak lepas dari kerja keras semua elemen yang ada di dalam tim Persebaya, baik itu petinggi klub, manajer, tim pelatih, dan para pemain yang membela tim "Bajul Ijo".
"Kami pantas ke Liga 1, karena kami kerja keras dan sudah melakukan semua hal untuk naik ke Liga 1. Petinggi klub, manajer, tim pelatih, dan pemain semua kerja keras untuk hari ini," ujar Vera dalam jumpa pers setelah pertandingan.
Perjalanan Persebaya, dan juga para semifinalis lain, untuk menjejak babak semifinal Liga 2 ini memang terbilang panjang. Berbagai babak, seperti babak penyisihan grup, babak 16 besar, babak delapan besar, sampai akhirnya masuk babak semifinal menjadi tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh keempat semifinalis. Ini belum dengan jadwal yang molor dan kerap berubah-ubah secara tiba-tiba.
Oleh karena itu, Vera pun mengucapkan terima kasih atas semua pihak yang sudah mendukung lolosnya Persebaya ini. Kemenangan ini ia dedikasikan untuk banyak pihak, dan ia anggap sebagai sebuah berkah atas tahun sulit yang sudah dijalani oleh Persebaya Surabaya, termasuk bagi dirinya sendiri. Pada Oktober 2017 silam, anak Angel Alfredo Vera, David Alessamdro Vera, baru saja meninggal dunia karena terkena penyakit jantung.
"Pertama untuk Tuhan, lalu untuk semua orang yang mendukung saya. Tahun ini terjadi banyak sesuatu, dan itu susah diterima. Tapi. . . Tuhan kasih saya kekuatan untuk jalan terus," pungkas Vera sambil sedikit berderai air mata.
