Khabib Nurmagomedov Dibenci Orang Rusia, Kok Bisa?
ยทwaktu baca 2 menit

Mantan juara dunia kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov, mengakui banyak menuai kebencian. Mengejutkannya, hal tersebut datang dari negaranya sendiri, Rusia.
MMA memang tak bisa dijauhkan dengan persaingan. Khabib sendiri sebelum menggantung sarung tinjunya sudah khatam dengan hal tersebut.
Contohnya adalah saat melawan Conor McGregor pada 2018 silam. Khabib menjadi sasaran kebencian The Notorious, latar belakang sosial dan agamanya dijadikan adonan untuk menyerangnya.
Media sosial pun tak jauh berbeda. Petarung asal Dagestan, Rusia, mengakui juga banyak mendapat tanggapan-tanggapan negatif di dunia maya, tapi yang terbanyak datang dari Rusia.
The Eagle mengaku sudah tidak aktif di media sosial asal Rusia, VK atau Vkontakte. Mantan petarung 33 tahun itu mengatakan banyak kebencian terhadap dirinya di situ.
"Sejujurnya, saya sudah lama tidak aktif di sana [VK]. Dulu ada aktivitas, tapi tahukah Anda, sebagian besar kebencian berasal dari sana. Secara umum, saya tidak setuju dengan semua ini, tetapi ada ungkapan: 'Tidak ada nabi di negaranya sendiri,'" tutur Khabib dikutip dari RT.
"Misalnya, saya membaca dan merasa mereka lebih mendukung saya di Facebook atau Instagram. Rasanya seperti ada lebih banyak dukungan di sana.
"Tidak ada keinginan besar untuk mengunjungi VKontakte. Ya, saya memilikinya, tetapi saya tidak [mengunggah] apa pun lagi. Keinginan untuk aktif di sana sudah hilang," tambahnya.
Kendati demikian, Khabib sudah mengerti soal kondisi tersebut. Ia memahami bahwa popularitas akan berjalan lurus dengan kritik dari banyak orang.
Mirip dengan pepatah 'semakin tinggi pohon, semakin lebat buahnya dan semakin kencang angin yang menerpanya. Khabib mengaku tak pernah melihat sosok populer yang didukung semua orang.
"Ketika seseorang menjadi populer, sangat populer dalam bisnis apa pun, muncul orang-orang yang mendukungnya. Dan pembenci muncul pada saat yang sama," tutur Khabib.
"Saya belum pernah melihat orang, ketika mereka menjadi populer, yang benar-benar didukung oleh semua orang," tandasnya.
