Khabib: Saya Juara Kelas Ringan, Ogah Duel di Kelas Lain

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Khabib Nurmagomedov. Foto: Noah K. Murray-USA TODAY Sports via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Khabib Nurmagomedov. Foto: Noah K. Murray-USA TODAY Sports via Reuters

Khabib Nurmagomedov kembali menegaskan hal terkait kemungkinan comeback-nya di UFC. Satu yang pasti, dia menekankan tidak akan bertarung siapa pun selain di kelas ringan (146-155 pon), meski lawannya adalah Georges St-Pierre sekalipun.

Sebagian orang bilang, petarung Kanada itu adalah lawan paling pas untuk Khabib, andai ia berencana kembali dari masa pensiun nanti. Masalahnya, St-Pierre tidak pernah bertarung di kelas ringan pada masa jayanya, melainkan di kelas welter (171-185 pon) dan kelas menengah (156-170 pon).

Jadi mungkin, Khabib harus mengalah bertarung di dua kelas itu jika hendak menghadapi St-Pierre. Nah, 'The Eagle' menyatakan ogah bertarung selain di kelas ringan.

"Saya tak akan bertarung dengan berat 170 pon. Itu pasti. Itu bukan berat alami saya," katanya kepada RT Sport.

Petarung MMA, Georges St-Pierre. Foto: JOEL SAGET/AFP

Lebih lanjut, Khabib mengaku bahwa berat alaminya saat bugar adalah 180 pon. Nah, untuk memangkasnya menjadi 170 pon atau 176 pon saat malam duel tidak membuatnya nyaman.

Pokoknya, Khabib hanya akan bertarung di kelas ringan kalaupun harus comeback. Ia menegaskan sebagai juara kelas ringan sejati UFC.

"Saya juara kelas ringan, dan jika ada opsi menarik bagi saya [untuk kembali dari pensiun], saya ingin itu terwujud di kelas ringan. Jadi, saya tidak melawan Georges St-Pierre dengan berat 170 pon, tidak," terangnya.

Sebagai pengingat, Khabib memenangi semua 13 pertarungannya di kelas ringan UFC dan sabuk titel juara masih belum dicabut darinya hingga kini. Di sisi lain, Georges St-Pierre pernah menjadi pemegang rekor kemenangan beruntun terpanjang kelas welter (12) dan baru saja dipecahkan Kamaru Usman (13).