Kisah Kenneth Faried: Eks NBA yang Usir Rasa Takut dengan Berdzikir

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kenneth Faried, eks pebasket NBA. Foto: QUIQUE GARCIA/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kenneth Faried, eks pebasket NBA. Foto: QUIQUE GARCIA/AFP

Eks pebasket NBA, Kenneth Faried, mengaku bahwa berdzikir selalu menguatkan langkahnya. Pemain asal Amerika Serikat itu pun tak gentar dalam menjalankan ibadah serta keyakinannya, meski sebagai minoritas.

Faried mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan The Undefeated. Mantan pemain Houston Rockets ini mengaku, kalimat suci tersebut selalu menguatkannya dan menghapus semua ketakutan yang dirasakan baik di tubuh maupun dalam pikirannya.

"Saya selalu mengucapkan 'Laa ilaha illallah' ketika saya merasakan sesuatu yang buruk. Kalimat tersebut mampu membuang semua ketakutan yang saya miliki," ujar Faried.

"Setelah membaca kalimat tersebut, saya selalu merasa tidak khawatir karena saya tahu, kalimat pujian kepada Allah akan memberiku kekuatan (untuk menghadapi apa pun)," tambahnya.

Kenneth Faried, eks pebasket NBA. Foto: Javier Soriano/AFP

Faried lahir pada 19 November 1989 di Newark, New Jersey, Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai Muslim taat sejak berumur delapan tahun. Keyakinan itu didapatkannya dari sang Ibu yang merupakan seorang penganut agama Islam. Adapun, sang ayah memeluk agama kristen.

Pemain berjuluk 'Manimal' ini tetap mampu bermain apik dan tidak terbebani keyakinannya di tengah-tengah lingkungan yang berbeda agama. Faried bersyukur bahwa orang-orang menilainya hanya dari permainannya, bukan dari latar belakangnya.

"Itu (menjadi Muslim) bukanlah masalah besar. Tidak seperti sebelumnya ketika pemain Muslim bermain (di NBA), semua orang akan memandang rendah atau tidak menghormatimu. Saat ini semuanya seperti tidak peduli dengan keyakinan seseorang. Mereka hanya memandang dari bagaimana kamu bermain. Itulah yang mereka pedulikan," ucap pria yang kini berusia 31 tahun itu.

Mikal Bridges coba mengadang Kenneth Faried. Foto: USA Today/Reuters/Joe Camporeale

Faried sendiri merupakan mantan pebasket yang pernah tampil di NBA (National Basketball Association). Ia tercatat sempat membela Denver Nuggets selama 7 tahun, Brooklyn Nets, dan yang terakhir Houston Rockets.

Setelah dari NBA, Faried pernah berlaga di CBA (Chinese Basketball Association) bersama Zhejiang Lions pada 2019. Pada level Timnas, ia berhasil menjadi juara di Piala Dunia FIBA 2014 di Spanyol bersama Amerika Serikat.