Komentator F1 Diskors Usai Sebut Lance Stroll Idap Autisme saat On-Air

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembalap F1, Lance Stroll. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Pembalap F1, Lance Stroll. Foto: Getty Images

Seorang komentator Formula 1 (F1) harus menerima konsekuensi berat usai berbicara serampangan. Komentator tersebut kedapatan menghina pebalap Aston Martin, Lance Stroll, sebagai juru mudi yang mengidap autisme.

Diwartakan Metro, insiden memalukan tersebut terjadi di balapan F1 GP Austria, Minggu (10/7). Sang komentator secara sengaja mengecap Stroll sebagai pebalap 'autis' ketika balapan di Sirkuit Red Bull Ring memasuki lap ke-45.

"Komentator F1 dari RTBF Sport, Lionel Froissart, kedapatan memberikan hinaan kepada Lance Stroll saat on-air di televisi. Dia menghina Stroll secara terang-terangan dan dilakukan dengan kesadaran penuh," tulis laporan Metro.

Kejadian ini bermula ketika Froissart dan Gaetan Vigneron (co-host) membicarakan durasi kontrak dua pebalap utama Aston Martin. Sebagai komentator utama, Froissart mencoba memberikan pandangan perihal sikap yang perlu diambil Aston Martin di akhir musim mendatang.

Pembalap F1, Lance Stroll. Foto: Getty Images

Menurut Froissart, Aston Martin hanya perlu memperpanjang kontrak Sebastian Vettel di musim depan. Aston Martin tak perlu menambah masa bakti Stroll yang diketahui bakal berakhir di waktu yang bersamaan dengan Vettel.

Sayangnya, pendapat Froissart mengenai pencoretan Stroll dari Aston Martin tak diiringi dengan alasan logis. Ia justru memasukkan opini serampangan yang membuat gaduh pecinta F1.

"Tentu saja Aston Martin ingin mempertahankan Sebastian Vettel musim depan. Bukan Lance [Stroll] 'si autis' yang tak mengerti apa pun tentang balapan," kata Froissart saat on-air di televisi.

Vigneron yang mendengar secara jelas ucapan Froissart lantas memberikan sanggahan atas pernyataan tersebut. Vigneron mencoba meredam opini serampangan Froissart dengan memberikannya peringatan.

"Itu terlalu kuat. Anda melangkah terlalu jauh," kata Vigneron.

Grand Prix Formula Satu Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria, Minggu (10/7/2022). Foto: Joe Klamar/AFP

Namun, Froissart yang sudah melewati batas tampaknya sudah tak peduli. Ia bahkan menggarisbawahi pernyataannya dan mengatakan bahwa hal tersebut adalah kenyataan.

"Jujur, itu adalah kebenarannya," tandas Froissart.

X post embed

Kini, Froissart harus menerima konsekuensi atas tindakannya. RTBF Sport memutuskan untuk memberikan skorsing usai ucapannya di acara on-air viral di jagat maya.

RTBF Sport pun berjanji akan melakukan investigasi lebih lanjut perihal ucapan Froissart. Nantinya, RTBF Sport akan merilis temuan-temuan apa saja yang sekiranya berhubungan dengan kasus tersebut.

"Kami [RTBF Sport] mengutuk keras penggunaan diksi frontal yang digunakan Lionel Froissart selama GP Austria. Di mana Froissart kedapatan mengaitkan 'autisme' dengan 'cara mengemudi'," tulis pernyataan RTBF Sport.

"Padahal, mengaitkan 'autisme' dengan 'cara mengemudi' bukanlah sesuatu yang tepat dan tentunya salah tempat. Froissart benar-benar telah mencoreng nama perusahaan ini."

"Kami juga akan mengambil tindakan investigasi guna memperdalam masalah tersebut. Sambil menunggu hasil investigasi keluar, kami tidak akan bekerja sama dengan komentator bersangkutan," tandas RTBF Sport.