Korea Open: Jonatan Christie Gagal Juara Usai Kandas dari Non-Unggulan China

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jonatan Christie di Korea Open 2022. Foto: Dok PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Jonatan Christie di Korea Open 2022. Foto: Dok PBSI

Jonatan Christie gagal juara Korea Open 2022 usai dijegal tunggal China, Weng Hong Yang, di final. Dihelat di Palma Stadium, Suncheon, Korea Selatan, Minggu (10/4), Jonatan tumbang 21-12, 19-21, dan 15-21.

Jojo unggulan ketiga di turnamen ini dan merupakan ranking 8 dunia, sedangkan Hong Yang adalah non-unggulan dengan menempati ranking 156 dunia. Sayang, Jonatan Christie hilang fokus di gim kedua sebelum kandas dalam duel 1 jam lebih.

Gim 1 Jonatan Christie vs Weng Hong Yang

Jonatan Christie saat melawan pemain Denmark Anders Antonsen. Foto: Yohan Nonotte/Badmintonphoto/BWF

Memulai gim pertama, Jonatan langsung unggul 3 poin beruntun usai smash kerasnya ke arah kiri pertahanan Weng Hong Yang tak terbendung. Reli panjang terjadi sebelum akhirnya pukulan out Jonatan membuat Hong Yang menempel 2-3.

Setelah itu, Jonatan tampil mendominasi dan memimpin 9-4 dengan membuat Hong Yang melakukan beberapa kesalahan. Namun, dua pukulan out jadi tambahan poin untuk tunggal China itu. Pada akhirnya, interval gim pertama menjadi milik Jonatan dengan skor 11-7 berkat smash silang.

Kembali dari interval, Jonatan tak hanya hebat menyerang, tapi juga cerdik bertahan. Netting ciamik dan smash keras membuat Jonatan terus menjauh hingga 17-8. Jonatan Christie yang dominan sukses mengunci kemenangan di gim pertama dengan skor 21-12 dalam 20 menit.

Gim 2 Jonatan Christie vs Weng Hong Yang

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie pada Indonesia Masters 2021 di Bali International Convention Center, Bali. Foto: Raphael Sachetat/Badmintonphoto/BWF

Jonatan Christie tampak hilang fokus dan kehilangan 4 poin beruntun di awal gim kedua usai beberapa pukulannya out. Jonatan sempat mendapat 1 poin usai memberi smash yang menghujam sisi kiri pertahanan Hong Yang.

Namun, setelah itu gim sempat ditunda karena lutut kiri Hong Yang sobek dan perlu mendapat perawatan usai jatuh bangun meladeni kekuatan Jonatan Christie. Saat gim dilanjutkan, Jojo sempat mengejar 3-5 usai memanfaatkan pengembalian tanggung Hong Yang.

Meski terus mengejar berkat kombinasi pukulan silang dan sambaran di depan net yang akurat, Jonatan harus rela kehilangan interval gim kedua dengan tertinggal 9-11.

Selepas interval, Jonatan mengejar 11-11 berkat menang reli 32 pukulan usai adu pukulan dan pengembalian Hong Yang out. Kini, Jonatan berbalik unggul 13-12 berkat aksi smash silang ciamik. Pengembalian tanggung dan netting gagal Hong Yang membuat Jonatan kembali menjauh 17-15.

Sempat dipepet 19-19 dan dibalikkan 20-19, pada akhirnya lima kesalahan beruntun Jonatan membuat Hong Yang memperpanjang napas hingga rubber game dengan menang 21-19.

Gim 3 Jonatan Christie vs Weng Hong Yang

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengibarkan bendera merah putih usai mengalahkan China pada pertandingan final Thomas Cup 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark. Foto: Yves Lacroix/Badmintonphoto/BWF

Berlanjut ke rubber game, Jonatan memimpin 3-1. Sayang, ia malah tertinggal 3-6 setelah itu berkat beberapa pukulan cerdik dan pertahanan kokoh Hong Yang yang memenangkan reli 35 pukulan.

Mendapatkan momentum, Hong Yang yang tampil ulet sukses memperlebar jarak 9-6 berkat smash kerasnya. Pada akhirnya, interval gim ketiga menjadi milik Hong Yang dengan skor 11-7.

Selepas dari interval, Jonatan masih kerap membuat kesalahan dengan beberapa pukulan out dan kehilangan 2 poin lain. Kini, Jonatan tertinggal 10-16 berkat netting gagal dan pukulan out. Perlahan, Jonatan mendapat lima angka beruntun dan mengejar 15-16.

Jonatan Christie kecolongan 4 angka beruntun dan harus rela melepas gelar juara ke Weng Hong Yang yang menang di gim ketiga dengan skor 21-15.