Kunci Sukses Emma Raducanu: Didikan Keras Ibu & Keluarga dari China

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Emma Raducanu mengembalikkan bola pada pertandingan final US Open melawan Leylah Fernandez di USTA Billie Jean King National Tennis Center.  Foto: Robert Deutsch/USA Today/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Emma Raducanu mengembalikkan bola pada pertandingan final US Open melawan Leylah Fernandez di USTA Billie Jean King National Tennis Center. Foto: Robert Deutsch/USA Today/via REUTERS

Emma Raducanu ramai dibicarakan publik usai sukses menjuarai turnamen tenis US Open 2021. Ada jasa sang ibu yang berasal dari China dalam suksesnya tersebut.

Raducanu memang mewakili Inggris Raya di kancah tenis dunia. Namun, atlet kelahiran Kanada ini memiliki ayah seorang Rumania yang berasal dari Bucharest dan ibu seorang China yang berasal dari Shenyang.

Raducanu mengatakan bahwa sang ibu memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya sejauh ini. Petenis 18 tahun itu mengaku telah diajarkan disiplin sejak dini.

“[Saya] memiliki ibu China, dia menanamkan sejak dini kerja keras, disiplin,” katanya jelang partai final US Open 2021 kontra Leylah Fernandez, dikutip dari CNN International.

Emma Raducanu menjuarai final US Open usai mengalahkan Leylah Fernandez di USTA Billie Jean King National Tennis Center. Foto: Robert Deutsch/USA Today/via REUTERS

Media yang dikelola Pemerintah China, Global Times, pernah melaporkan bahwa Emma Raducanu sangat tertarik dengan budaya China. Dia pun mengaku sering mengunjungi Shenyang untuk melihat neneknya dan kerabat lainnya.

"Keluarga dari pihak ibu saya, ketika saya pergi ke China, mereka sangat tangguh secara mental," kata Raducanu, dikutip dari China Daily.

"Sepertinya tidak ada yang bisa menjatuhkan mereka. Saya akan mengatakan bahwa saya mengambil sebagian besar inspirasi saya dari mereka," jelasnya.

Raducanu pada akhirnya berhasil menjuarai US Open 2021. Saat merayakan titel tersebut, ia sempat menyapa penggemarnya di China dengan Bahasa Mandarin.

"Halo semuanya, saya ingin mengucapkan terima kasih. Saya harap Anda suka menonton tenis saya. Saya sangat, sangat senang sekarang. Terima kasih, saya mencintai kalian!" kata Raducanu jika diterjemahkan.