Larangan Tanding Pebulu Tangkis Rusia & Belarusia Mulai Berlaku di German Open

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bulu Tangkis (Ilustrasi) Foto: Reuters/Russell Cheyne
zoom-in-whitePerbesar
Bulu Tangkis (Ilustrasi) Foto: Reuters/Russell Cheyne

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) secara resmi melarang atlet serta tim ofisial bulu tangkis Rusia dan Belarusia untuk bertanding di kejuaraan BWF. Ini berlaku mulai German Open 2022 yang akan dihelat pada 8-13 Maret mendatang.

Mulanya, BWF mengabarkan bahwa mereka hanya membatalkan turnamen di dua negara tersebut. Lalu, BWF merilis kabar terbaru ke situs web dan media sosial pada Selasa (1/3), yang menyatakan bahwa para atlet dan ofisial dari Rusia dan Belarusia tidak diperkenankan tampil dan bertanding di kejuaraan BWF.

“BWF sudah bergerak untuk membatalkan semua turnamen yang disetujui BWF di Rusia dan Belarusia segera berlaku. Pemberlakuan non-partisipasi atlet bulu tangkis dan ofisial dari Rusia dan Belarusia dimulai di YONEX GAINWARD German Open 2022 (8-13 Maret),” tulis mereka.

Pihak BWF mengungkap bahwa pihaknya telah berkonsultasi dengan mitra gerakan olahraga internasional tadi malam. Hingga akhirnya, mereka memperbarui pernyataannya mengenai invasi militer Rusia ke Ukraina, yaitu dengan menangguhkan atlet dan ofisial yang mewakili Rusia dan Belarusia.

Ilustrasi Bendera Rusia dan Bendera Ukraina. Foto: Getty Images

Dalam edaran tersebut juga, BWF mengungkapkan bahwa tindakan ini sejalan dengan rekomendasi baru dari Dewan Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang bertujuan untuk menjaga integritas kompetisi dan memastikan keselamatan semua atlet. Hal itu mendukung pendekatan terpadu dan terkoordinasi dalam gerakan olahraga dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia dan Belarusia.

Meskipun begitu, BWF memberi keringanan kepada beberapa pemain Rusia yang akan bertanding di dua turnamen bulu tangkis para-internasional yang berlangsung secara berturut-turut di Spanyol pada Minggu 9 dan 10 kalender BWF.

Hal tersebut karena para pemain telah tiba di lokasi. Nantinya, para pemain bulu tangkis tersebut akan bertanding sebagai atlet netral, tanpa bendera atau lagu kebangsaan.

Penulis: Muhamad Sayefullah