Lewat Drama Dua Overtime, Spurs Taklukkan Thunder

Pertandingan NBA antara San Antonio Spurs melawan Oklahoma City Thunder, Jumat (11/1/2019) pagi WIB, berlangsung begitu lama dan penuh drama, tetapi tetap menyenangkan untuk disimak. Bertempat di AT&T Arena sebagai kandang Spurs, kedua tim ini bertarung hingga melewati dua kali babak overtime. Pada akhirnya, tuan rumah berhasil menaklukkan sang tamu dengan skor 154-147.
Terciptanya dua kali overtime dan skor besar dengan selisih yang tipis menjadikan pertandingan antara kedua tim ini layak disebut sebagai Game of The Year. Spurs sebagai tuan rumah memang langsung tancap gas di paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 70-63. Sampai kuarter ketiga berakhir, skuat asuhan Gregg Popovich masih unggul dengan selisih 12 angka. Semua berubah di kuarter keempat ketika Russel Westbrook dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan.
Dimotori oleh Westbrook, skuat Thunder mampu tampil menggila di kuarter empat. Shooting guard Thunder, Terrance Ferguson, membawa timnya mendekati lawannya lewat tembakan tiga angka beruntun, Paul George dengan kemampuan bertahannya berhasil mencuri bola dari Marco Bellinelli, hingga alley-oop dari Westbrook kepada Jerami Grant memaksa pertandingan di waktu normal berakhir dengan skor 130-130.
Di babak overtime pertama, lagi-lagi Spurs mengawali permainan dengan baik. Namun, dunk Steven Adams mengunci skor sama 141-141 dan pertandingan berlanjut ke babak overtime kedua. Di overtime kedua, pertandingan berubah setelah George mendapatkan technical foul akibat dianggap melecehkan lawan oleh wasit. Pasca technical foul ini, momentum berbalik dan Spurs berhasil mengunci kemenangan.
Pertandingan ini menjadi momen yang spesial bagi beberapa pemain. Dua pemain muda dari masing-masing kubu, Grant dari Thunder dan Derrick White dari Spurs, berhasil mencetak poin tertinggi sepanjang karier professionalnya di laga ini. Grant berhasil mencetak 25 angka dan White meraih 23 poin.
Westbrook pun kembali menampilkan performa yang fenomenal. Bintang Thunder yang satu ini berhasil mencatatkan tripel-dobel dengan 24 poin, 13 rebound, dan 24 asisst! Total asisst-nya yang ia dapatkan di pertandingan ini merupakan catatan terbanyaknya dalam satu laga sepanjang karier.
Namun, momen paling spesial berhasil direngkuh oleh power forward Spurs, LaMarcus Aldridge. Pria berusia 33 tahun ini berhasil menunjukkan bahwa permainan big man klasik masih sangat berguna di era modern yang mengharuskan big man untuk bermain di luar paint area.
Aldridge mampu mencetak 56 poin—raihan poin terbanyak sepanjang kariernya dalam satu pertandingan—tanpa sekali pun menciptakan tembakan tiga angka! Eks penggawa Portland Trail Blazers ini menunjukkan dominasi yang begitu luar biasa di area inside, dengan 20 tembakan sukses dari 33 upaya. Tak hanya itu, ia juga berhasil mengeksekusi semua lemparan bebas yang ia menangkan (16/16). Performa fantastis ini dilengkapi dengan raihan sembilan rebound, empat asisst, dan empat blok.
Kemenangan ini membawa Spurs naik ke peringkat enam klasemen wilayah barat dengan rekor 25 menang dan 18 kalah (25-18). Di kubu lain, Thunder masih bertahan di peringkat tiga wilayah barat dengan rekor 25 menang dan 16 kalah (25-16).
Berikut ini adalah hasil Pertandingan NBA, Jumat (11/1/2019) pagi WIB:
Boston Celtics vs Miami Heat: 99-115
Los Angeles Clippers vs Denver Nuggets: 100-121
Oklahoma City Thunder vs San Antonio Spurs: 147-154
Detroit Pistons vs Sacramento Kings: 102-112
