Li Fabin, Lifter China yang Kalahkan Eko Yuli, Pecahkan Rekor Olimpiade
ยทwaktu baca 1 menit

Eko Yuli bersaing ketat dengan Li Fabin pada pertandingan cabang olahraga angkat besi nomor 61 kg putra Olimpiade 2020 di Tokyo International Forum, Jepang, pada Minggu (25/7). Akhirnya, emas jatuh ke si lifter China yang juga memecahkan rekor Olimpiade.
Pada angkatan snatch, Li bahkan sanggup berada di urutan teratas dengan angkatan terbaik 141 kg, mengungguli Eko di posisi kedua dengan angkatan terbaik 137 kg. Namun, atlet angkat besi 28 tahun itu tak memecahkan rekor Olimpiade di sini.
Li memecahkan rekor Olimpiade saat percobaan angkatan clean and jerk. Juara Dunia Angkat Besi 2019 ini sanggup mengangkat beban 172 kg. Ini menandakan bahwa dia memecahkan rekor Olimpiade.
Li hampir membuat pencapaian 178 kg di percobaan ketiga. Namun, dia gagal melakukannya. Total angkat 313 kg-nya juga menjadi rekor Olimpiade.
Meski demikian, Li Fabin belum bisa mengalahkan rekor dunia yang dibuat Eko Yuli pada Kejuaraan Dunia 2018 di Turkmenistan. Kala itu, Eko mengangkat beban 174 kg pada clean and jerk.
Di sisi lain, pada Olimpiade 2020, Eko Yuli mampu membuat angkatan beban clean and jerk 165 kg. Ia gagal mengangkat beban 177 kg di percobaan kedua.
Pada angkatan ketiga, Eko juga gagal mengangkat berat beban yang sama. Lifter yang baru berulang tahun ke-32 pada Sabtu (24/7) ini berhak atas medali perak.
***
