Lompat Galah: Kalahkan 2 Rekan Senegara, Idan Fauzan Rebut Emas

Test event Asian Games 2018 untuk cabang olahraga atletik masih bergulir. Memasuki hari ketiga, Selasa (13/2/2018), pertandingan nomor lompat galah putra menyajikan duel tiga atlet Indonesia. Hasilnya, Idan Fauzan Richsan keluar sebagai juara.
Atlet kelahiran 11 Januari 2000 itu dengan mudah mengalahkan dua kompatriotnya, Dedi Irawan dan Teuku Tegar Abadi. Nomor lompat galah putra hanya diikuti tiga atlet sehingga semua medali menjadi milik Indonesia.
Idan, yang merengkuh emas, melakukan lompatan terbaik dengan melewati mistar setinggi 4,9 meter. Di percobaan setinggi 4,7 meter sebelumnya, ia juga berhasil melakukan lompatan.
Catatan tersebut tidak bisa dikejar oleh Dedi, yang mendapatkan perak seusai percobaan terbaiknya terhenti di mistar setinggi 4,7 meter. Itu pun dilakukan Dedi di percobaan terakhir. Untuk mistar dengan ketinggian 4,9 meter, Dedi tidak berhasil melakukan lompatan.
Di bawah keduanya, Teuku meraih perunggu setelah hanya mampu melompati mistar setinggi 4,5 meter di percobaan kedua. Dia gagal melakukan lompatan terhadap mistar setinggi 4,7 meter dalam tiga percobaan.

Seusai pertandingan, Idan mengaku belum menjalani program khusus dalam masa persiapan. Dia hanya berharap bisa mendapatkan hasil lebih baik pada Asian Games 2018.
Sementara menurut sang pelatih, Sainik, Idan masih dipersiapkan untuk Kejuaraan Dunia Junior. Dua tahun ke depan, Idan diharapkan bisa mencetak lompatan di atas mistar 5,5 meter.
"Jadi program khususnya belum, nanti kalau dia masuk Asian Games. Lompatannya pun masih 12-14 langkah. Saya ingin Idan bisa 5,4 sampai 5,5 meter dengan awalan 20-22 langkah, paling pendek 18 langkah," tutur Sainik.
