Manajer Minta Islam Makhachev Duel Lawan Conor McGregor
ยทwaktu baca 2 menit

Manajer Islam Makhachev, Rizwan Magomedov, dilaporkan meminta petarungnya itu untuk melawan mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor.
Keinginan Rizwan ini dikatakan untuk menyelesaikan perseteruan antara timnya dengan The Notorious untuk selamanya. Hal itu disampaikan oleh jurnalis ESPN, Brett Okamoto.
Rizwan mungkin mengacu pada persaingan antara Khabib Nurmagomedov dan McGregor. Keduanya berseteru jelang UFC 229 pada 2018 lalu.
Akan tetapi, rivalitas di antara keduanya tak berhenti di situ. Usai duel yang dimenangkan Khabib. Kedua pihak terlibat dalam kekacauan di luar Octagon.
Hingga kini, kedua pihak belum bertatap muka kembali. Islam dipercaya akan dengan senang hati mengakhiri perseteruan untuk Khabib.
"Tim Islam mengambil foto kemenangan pasca-pertarungan di belakang. Manajer Islam memberi tahu saya pertarungan Islam vs McGregor," tulis Okamoto di Twitter.
"Islam vs McGregor adalah pertarungan impiannya. Katanya hal tersebut akan menyelesaikan semua urusan yang tersisa di antara kedua tim," lanjutnya.
Setali tiga uang dengan Rizwan, manajer Khabib, Ali Abdelaziz, juga menginginkan Islam untuk melawan McGregor. Tak tanggung-tanggung, ia ingin Islam mematahkan leher si pria Irlandia itu.
"Kapan Conor McGregor kembali. Aku ingin Islam Makhachev mematahkan lehernya, bukan kakinya," tulis Abdelaziz di Twitter.
Saat ini, McGregor sedang menjalani masa pemulihan usai operasi. Ia mematahkan ankle kaki kirinya dalam kekalahan atas Dustin Poirier di UFC 264, 11 Juli lalu.
McGregor harus dibantu dengan tongkat selama enam pekan. Sementara bos UFC, Dana White, percaya ia akan absen dalam waktu yang cukup lama, yakni setahun.
Sementara itu, Islam baru saja memenangi pertarungan dengan Thiago Moises di UFC Vegas 31, Minggu (18/7) lalu. Ia menang lewat kuncian rear naked choke di ronde keempat.
Islam saat ini memiliki rekor 20-1 dan berada di peringkat ke-9 divisi kelas ringan UFC. Ia menargetkan nama-nama seperti Tony Ferguson, Rafael dos Anjos, dan Michael Chandler untuk menjadi lawan berikutnya.
