Manny Pacquiao Resmi Gantung Sarung Tinju

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petinju, Manny Pacquiao. Foto: John Gurzinski/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Petinju, Manny Pacquiao. Foto: John Gurzinski/AFP

Petinju Filipina, Manny Pacquiao, secara resmi mengumumkan pensiun dari gelanggang tinju dunia. Keputusan ini diambil karena Pacman mencalonkan diri menjadi presiden Filipina.

Dilaporkan oleh The Sun, mantan juara dunia yang sudah menjadi senator di negaranya itu secara terbuka mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Kehendak Pacquiao ini membuat sebagian orang percaya bahwa karier tinju Pacquiao akan segera usai. Ia pun telah mengkonfirmasi bahwa dirinya memang memilih menggantung sarung tinjunya.

Petinju, Manny Pacquiao. Foto: John Gurzinski/AFP

"Karier tinju saya? Karier tinju saya sudah berakhir. Itu dilakukan karena saya sudah lama bertinju dan keluarga saya mengatakan itu sudah cukup," kata Pacquiao kepada Toni Talks dikutip dari The Sun.

"Saya hanya melanjutkan [tinju] karena saya menyukai olahraga ini. Saya hanya akan mendukung petinju lain agar kami memiliki juara lagi," tambahnya.

Pria berusia 42 tahun itu terakhir kali beraksi saat melawan Yordenis Ugas di Amerika Serikat pada 22 Agustus lalu. Pacquiao kalah angka dalam partai 12 ronde tersebut.

Tiga juri memberikan kemenangan untuk Ugas dengan angka 115-113, 116-112, 116-112. Dengan demikian, Ugas berhasil mempertahankan gelar kelas welter WBA.

Manny Pacquiao (kanan) melawan Yordenis Ugas dalam pertarungan kejuaraan kelas welter dunia di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Sabtu (21/8). Foto: Stephen R. Sylvani-USA TODAY Sports via REUTERS

Pacquiao memiliki rekor 62-8 sepanjang karier tinju profesionalnya yang ia mulai sejak usia 16 tahun. Ia pernah menjuarai empat kelas berbeda, yakni yakni kelas terbang, bulu, ringan, dan welter.

Kini, Pacquiao optimis dalam Pemilihan Presiden Filipina 2022. Ia menerima dukungan dari beberapa fraksinya di Partai PDP-Laban. Sebelumnya, sejak Juli, Pacquiao terpilih sebagai pemimpin PDP-Laban.

"Saya seorang pejuang, dan saya akan selalu menjadi pejuang di dalam dan di luar ring," kata Pacquiao dikutip dari Reuters,

"Saya menerima pencalonan sebagai calon presiden Republik Filipina," pungkasnya.