Marc Marquez Puncaki Latihan MotoGP Malaysia 2026 dan Siap Ambil Risiko

kumparanSPORTverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marc Marquez dari Tim Ducati Lenovo merayakan kemenangannya di balapan sprint MotoGP Grand Prix Jerman di Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal (11/7/2026). Foto: Annegret Hilse/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Marc Marquez dari Tim Ducati Lenovo merayakan kemenangannya di balapan sprint MotoGP Grand Prix Jerman di Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal (11/7/2026). Foto: Annegret Hilse/REUTERS

Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez memuncaki sesi latihan bebas pertama dan sesi practice Petronas Grand Prix of Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Seperti dikutip dari laporan motogp.com, pembalap asal Spanyol tersebut menuntaskan sesi Free Practice 1 dengan waktu 1 menit 58,912 detik sebelum mengamankan posisi teratas pada sesi practice lewat torehan 1 menit 57,000 detik.

Hasil manis tersebut diraih Marquez meski ia sempat mengalami insiden kecelakaan kecil di Tikungan 15 menjelang akhir sesi latihan sore. Keberhasilan mempertahankan dominasi di Sepang kian mengukuhkan posisinya sebagai pemuncak klasemen sementara Kejuaraan Dunia MotoGP 2026.

Dominasi Latihan Bebas di Sepang dan Strategi Pemilihan Ban

Marquez mengaku telah merasakan kenyamanan pada performa motor Desmosedici miliknya sejak putaran pertama di lintasan. Sensasi berkendara semakin optimal saat tim memasang komponen ban belakang jenis medium pada sesi latihan sore.

Meskipun sempat terjatuh di Tikungan 15 yang terkenal berisiko, sang pembalap menegaskan bahwa keseluruhan agenda hari pertama berjalan sangat positif. Faktor pemilihan tipe ban dinilai memegang peranan krusial terhadap kenyamanan pengendara saat melibas sirkuit sepanjang akhir pekan.

“Hari ini, rasanya sudah nyaman sejak awal, dan begitu saya mengganti ban belakang dengan ban medium, sensasinya semakin membaik,” ujar Marc Marquez.

Tekad Berburu Poin Maksimal di Empat Balapan Tersisa

Persaingan perebutan gelar juara dunia kini menyisakan empat seri Grand Prix yang krusial. Marquez yang kini unggul 10 poin dari Jorge Martin menegaskan niatnya untuk terus tampil agresif demi menyapu bersih target 37 poin pada setiap akhir pekan.

Keputusan untuk mengambil risiko tinggi telah ia terapkan sejak balapan di Indonesia setelah kondisi fisiknya makin membaik. Pria berusia 33 tahun ini menolak bersikap pasif dan memilih memegang kendali penuh atas nasib penentuan gelar juara di tangannya sendiri.

“Posisi dalam perebutan gelar juara ada di tangan saya sendiri, jadi saya akan berusaha untuk sedekat mungkin dengan target 37 poin tersebut,” tegasnya.

Tanggapan Mengenai Kondisi Cedera Pesaing Utama

Persaingan di papan atas turut diwarnai isu cedera pergelangan tangan kanan yang melanda sang pesaing utama, Jorge Martin. Marquez memilih berhati-hati dan menolak memberikan penilaian rinci mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami oleh pembalap Aprilia Racing tersebut.

Ia menegaskan kepercayaan penuh pada protokol medis yang mengizinkan Martin turun ke lintasan balap. Menurutnya, keputusan dokter membuktikan bahwa tingkat risiko serta rasa sakit yang dirasakan kompetitornya masih dalam batas yang wajar.

“Jorge Martin adalah pembalap yang tangguh, tapi dia jelas-jelas kesulitan hari ini. Saya fokus pada tugas saya sendiri, meskipun tentu saja saya tetap memantau para pesaing saya dalam perebutan gelar,” tutur Marquez menutupi sesi wawancara.