Marco Bezzecchi Menangi Balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail

kumparanSPORTverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing merayakan kemenangannya dalam sprint race MotoGP Grand Prix Indonesia di Mandalika International Street Circuit, Mandalika (4/10/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing merayakan kemenangannya dalam sprint race MotoGP Grand Prix Indonesia di Mandalika International Street Circuit, Mandalika (4/10/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mengamankan kemenangan dominan pada balapan utama Grand Prix Qatar di Sirkuit Lusail setelah bangkit dari kegagalan finis pada sesi sprint. Dikutip dari laporan MotoGP, hasil gemilang ini berhasil menunda pesta juara dunia Marc Marquez yang finis pada urutan kedua. Kombinasi hasil podium tersebut memastikan pertarungan perebutan gelar juara dunia musim ini berlanjut hingga seri penutup di Portimao.

Marquez yang memperkuat Ducati Lenovo Team harus bersaing ketat sebelum akhirnya menyalip Raul Fernandez dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team. Sementara itu, pembalap Aprilia Racing Jorge Martin menyudahi balapan di tempat ketujuh setelah berjuang keras memulihkan posisinya.

Dominasi Sempurna Marco Bezzecchi Sejak Lampu Start Padam

Memulai perlombaan dari pole position, Bezzecchi langsung melesat kencang untuk mempertahankan posisi terdepan begitu lampu start padam. Pembalap asal Italia tersebut segera membangun ritme balap yang sangat solid dan memimpin balapan secara mutlak tanpa tersentuh rival di belakangnya.

Situasi berbeda dialami Fabio Di Giannantonio yang langsung melorot ke urutan kedelapan demi menghindari insiden dengan Fernandez dan Ai Ogura di tikungan pertama. Pada saat yang bersamaan, Martin berhasil memperbaiki keadaan dengan merangsek naik ke rombongan delapan besar.

Keunggulan catatan waktu membuat Bezzecchi mampu memperlebar jarak hingga finis dengan selisih lebih dari tiga detik di depan para pesaingnya. Kemenangan meyakinkan di bawah sorotan lampu Lusail ini sekaligus menjaga asa sang pembalap dalam persaingan papan atas kejuaraan.

Perjuangan Marc Marquez Menembus Posisi Kedua

Marquez sempat turun ke posisi ketiga setelah Fernandez melancarkan aksi manuver menyalip di tikungan kedua pada lap awal. Juara dunia bertahan tersebut memutuskan untuk mengemudikan motornya dengan mode aman demi menjaga kestabilan ban sepanjang fase pertama perlombaan.

Tantangan sempat datang dari Pedro Acosta yang menunggangi motor Red Bull KTM Factory Racing untuk memperebutkan podium. Akan tetapi, peringatan terkait tekanan ban memaksa pembalap berjuluk El Tiburon itu mengendurkan ritme dan mundur dari persaingan posisi tiga besar.

Memasuki paruh kedua balapan, Marquez mulai memacu motor Ducatinya guna memangkas defisit waktu satu detik dari Fernandez. Manuver krusial terjadi pada tiga putaran terakhir ketika Marquez berhasil merebut tempat kedua di tikungan pertama, meski jarak ke Bezzecchi sudah terlampau jauh untuk dikejar.

Skenario Penentuan Gelar Juara Dunia Menuju Portimao

Persaingan di kelompok tengah juga berlangsung sengit dengan Ogura yang berhasil mengamankan posisi keempat setelah menundukkan Enea Bastianini. Acosta harus puas menempati urutan keenam, disusul perjuangan heroik Martin yang menuntaskan lomba di peringkat ketujuh usai mengalahkan Di Giannantonio.

Deretan sepuluh besar ditutup oleh Johann Zarco di urutan kesembilan serta Iker Lecuona yang berhasil mengungguli Franco Morbidelli. Di sisi lain, Brad Binder dan pembalap rookie Diogo Moreira gagal menuntaskan balapan setelah mengalami insiden gagal finis.

Pabrikan Yamaha sendiri telah memutuskan mundur dari balapan GP Qatar sehingga tim Monster Energy Yamaha MotoGP dan Prima Pramac Yamaha MotoGP absen mengaspal di Lusail. Situasi klasemen kini menempatkan Marquez unggul 60 poin atas Martin, sehingga ia hanya memerlukan tambahan dua poin pada seri Portimao mendatang untuk mengunci mahkota juara.