Marcus Gideon soal Kans Comeback: Enggak Mau Kalau Cuma Jadi Penghibur Turnamen

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marcus Fernaldi Gideon pada partai final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta.  Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Marcus Fernaldi Gideon pada partai final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Marcus Gideon berpartisipasi dalam partai eksibisi WONDR by BNI BrightUp Cup 2024 yang digelar PBSI di Jakarta pada Minggu (1/12). Namun, ia menepis peluang untuk kembali main secara kompetitif.

Marcus Gideon mengumumkan diri pensiun pada Maret 2024. Pemain 33 tahun itu belum lagi berpikir untuk comeback.

"Partnernya siapa [kalau saya comeback]? Kalau eksibisi buat main-main doang, tapi kalau buat serius sih belum tahu," terang eks mitra Kevin Sanjaya itu kepada wartawan.

"Kalau saya pribadi, kalau cuma jadi penghibur buat di turnamen, saya enggak mau. Kalau saya, targetnya kalau main harus top 5 atau ranking 1. Kalau enggak, ngapain? Cuma buat dijelek-jelekin, karena sudah ranking 1 lama, kalau hasilnya enggak seperti itu hitungannya gagal, harus siap banget dan punya prospek bagus," tambahnya.

Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo usai menjuarai French Open 2019 di Prancis. Foto: ANTARA FOTO/Nafielah - Humas PP PBSI

Selama masa jayanya, Marcus Gideon meraih banyak prestasi bersama Kevin Sanjaya. Selain meraup banyak gelar, mereka juga sangat lama menduduki takhta ranking 1 dunia ganda putra BWF.

Adapun gelar bergengsi yang pernah mereka menangkan adalah Piala Thomas, All England, Indonesia Open, hingga Asian Games.