Menang 122-54, Timnas Basket Putra Hadapi Thailand di Semifinal

Timnas bola basket putra kembali meraih kemenangan. Di laga terakhir Grup B SEA Games 2017, anak-anak asuh Wahyu Widayat Jati tampil dominan sepanjang pertandingan dan meraih kemenangan dengan skor meyakinkan 122-54 atas Laos.
Hasil ini pun memuluskan langkah Indonesia untuk lolos ke babak semifinal dengan status juara Grup B. Tampil tanpa beban, tim Garuda tetap menurunkan pemain-pemain terbaiknya sejak menit awal. Mario Wuysang, Ronaldo 'Dodo' Sitepu,dan Abraham Damar Grahita masih dipercaya untuk tampil sebagai strating five.
Indonesia langsung bermain dengan tempo cepat di awal laga yang membuat pemain Laos melakukan banyak turn over. Pemain big man Indonesia yang mampu mendominasi daerah bawah ring pun jadi kunci kesuksesan mereka menahan serangan pemain Laos dan mencetak angka. Terbukti dengan raihan 30 rebound sepanjang babak pertama mampu membuat Indonesia unggul 54-28.

Memasuki kuarter tiga, Indonesia tidak menggendurkan serangannya. Tembakan tiga angka Arki Wisnu di dua menit awal, memperlebar selisih poin menjadi 34. Indonesia masih terus menekan permainan Laos, full court press yang dilakukan pun terbukti ampuh mengangkat permainan Indonesia. Di kuarter tiga Indonesia sukses memasukan 40 poin dan unggul 94-43.
Indonesia nampaknya ingin mengistirahatkan pemain-pemain inti dan memberikan kesempatan bermain untuk pemain yang memiliki minute play sedikit di kuarter empat. Meski begitu, Vincent Rivaldi, Firman Nugroho, dan Ebrahim Biboy Enguio Lopez mampu bermain apik di pertandingan ini.
Mampu mendominasi di semua kuarter, Indonesia akhirnya menutup laga dengan kemenangan besar 122-54. Ebrahim Biboy Enguio Lopez tampil sebagai penyumbang poin terbanyak dengan 21 poin, diikuti Vincent Rivaldi Kosasih yang menorehkan 13 poin dan 13 rebound, dan Firman Nugroho yang mencetak 12 poin dan 11 rebound.
Indonesia akan menghadapi Thailand sebagai runner-up Grup A di babak semifinal pada Jumat (25/8). Melihat rekor pertemuan kedua tim, Indonesia masih diunggulkan di atas kertas. Akan tetapi Indonesia harus mampu memperbaiki beberapa pekerjaan rumah yang masih menjadi kelemahan di beberapa pertandingan kemarin seperti box out dan rebound.
