Menang 83-63 atas Pelita Jaya, Satria Muda Paksakan Gim Ketiga

Final Indonesian Basketball League (IBL) 2017 akhirnya harus diselesaikan lewat tiga gim setelah pada gim kedua, Sabtu (6/5), di BriTama Arena, Jakarta, Satria Muda menang atas Pelita Jaya dengan skor 83-63.
Menurunkan Amin Prihantono, Kore White, Ragil Pamungkas, Ponsianus "Komink" Indrawan, dan Martavious Irving sebagai starter, PJ datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Satria Muda Pertamina sendiri menurunkan Ronaldo "Dodo" Sitepu, Hardianus, Vamiga Michel, Carlos Smith, dan Tyreek Jewell sebagai starter. Di laga ini, Satria Muda memang ingin bermain dengan defense kuat untuk memaksa para bigman PJ bekerja keras.
Awalnya, PJ berhasil membuat SM kelabakan. Pola permainan yang coba Youbel terpakan tampak tak berjalan lancar. Sebaliknya, PJ semakin menjauhkan jarak lewat aksi Kore White dan Faisal J. Ahmad. PJ pun unggul 16-11 di kuarter pertama.
Memasuki kuarter dua, giliran SM yang balik menekan. Aksi Jewell lewat penetrasi dan tembakan tiga angkanya membawa SM berbalik unggul 21-18 di awal kuarter dua.
Beruntung, PJ memiliki pemain-pemain berpengalaman macam Komink, Faisal, dan White. Berkat ketenangan mereka di atas lapangan, PJ kembali unggul dengan selisih cukup mencolok di kuarter dua dengan skor 39-32.
Memasuki kuarter tiga, SM mulai memperbaiki ritme permainan. Kembali melakukan full-court defense, SM terus menekan sejak menit awal kuarter tiga. Hasilnya, mereka unggul lewat aksi Arki dan Juan Laurent.
PJ dan SM sempat saling kejar di dua menit akhir kuarter tiga. Namun, penyelesaian akhir PJ yang tidak sempurna jadi kesempatan SM untuk melakukan fastbreak. Lewat tembakan tiga angka Juan, SM pun menutup kuarter tiga dengan keunggulan 54-48.

Pada kuarter pamungkas, langkah Satria Muda semakin tak tertahankan. Kegemilangan Kevin Yonas Sitorus dan Juan Laurent jadi kunci permainan SM di kuarter ini.
Lesakan three-point dari Kevin, Juan, dan Jewell meruntuhkan mental para pemain PJ malam ini. Kembalinya sang kapten, Arki Dikania Wisnu, pun jadi faktor lain atas kegemilangan SM malem ini.
Di kubu PJ sendiri, mereka seolah kehilangan momentum di kuarter empat ini. Berkali-kali kesalahan sendiri mereka lakukan dan membuat SM bisa mengambil keuntungan dari situ. Hingga akhir kuarter empat, SM berhasil unggul dari PJ dengan skor menyakinkan 83-63.
Dengan kemenangan ini, SM menjaga peluang juara dengan memaksa PJ bermain di gim ketiga yang bakal kembali digelar di BriTama Arena, besok (7/5).
