kumparan
search-gray
Bola & Sports4 November 2019 16:56

Mengantarkan Afridza Munandar Menuju Keabadian

Konten Redaksi kumparan
(PTR) Afridza Munandar
Afridza Munandar. Foto: Dok. KBRI Kuala Lumpur
Ini kehilangan besar buat Indonesia. Salah satu pebalap muda bertalenta, Afridza Munandar, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan pada kejuaraan Asia Talent Cup (ATC) 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019).
ADVERTISEMENT
Kecelakaan terjadi ketika Afridza tengah melahap tikungan ke-10 di putaran pertama. Ia sedang berupaya melakukan overtaking dari bagian dalam, tapi motornya mengenai ban belakang pebalap Jepang, Shinji Ogo.
Afridza lantas kehilangan kendali akan motornya dan terjatuh. Bendera merah langsung dikibarkan dan para pebalap langsung menyingkir agar Afridza bisa mendapat pertolongan pertama.
Afridza Munandar
Afridza Munandar. Foto: Facebook/@Balads Afridza Syach Munandar
Setelah menerima pertolongan pertama Afridza diterbangkan dengan helikopter ke rumah sakit di Kuala Lumpur. Akan tetapi, nyawa Afridza tetap tidak tertolong.
Minggu (3/11), Kepolisian Malaysia mengeluarkan hasil autopsinya. Dalam keterangan resmi yang dirilis KBRI Malaysia, Afridza Munandar meninggal karena cedera kepala.
Berprestasi di Dalam Negeri, Bersaing di Pentas Dunia
ATC 2019 adalah musim kedua bagi Afridza. Pemuda kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, itu pertama kali mengecap kompetisi feeder bagi kejuaraan dunia MotoGP ini pada musim 2018.
ADVERTISEMENT
Pada keikutsertaan pertamanya, Afridza Munandar hanya berada di peringkat ke-10 klasemen akhir ATC 2018. Dari 12 balapan di enam seri, Afridza mengoleksi 59 poin.
Prestasinya melonjak signifikan di musim kedua, bahkan menjadi salah satu pebalap terbaik di ATC 2019. Dengan catatan dua kali juara, dua kali finis kedua, dan dua kali finis ketiga, dia duduk di urutan tiga klasemen pebalap.
Afridza Munandar
Afridza Munandar (tengah). Foto: Facebook/@Balads Afridza Syach Munandar
Memiliki koleksi 142 poin, Afridza hanya kalah dari dua pebalap Jepang, Takuma Matsuyama dan Sho Nishimura. Nama yang disebut terakhir menjadi kampiun ATC 2019 dengan perolehan 177 poin.
Sebelum mengepakkan sayap ke ajang internasional, nama Afridza sudah dikenal di dunia balap dalam negeri. Dia adalah salah satu lulusan terbaik di Astra Honda Racing School (AHRS) 2017. Pada tahun yang sama, Afridza menjadi kampiun MP3 dan MP2 Region.
ADVERTISEMENT
Pada 2018, sosok kelahiran 13 Agustus 1999 tersebut merengkuh gelar juara MP4 Region 2. Torehan-torehan apik di negeri sendiri itu pada akhirnya mengantarkan Afridza mentas di Asia Talent Cup sebagai salah satu langkah menuju gelaran balap paling elite di dunia, MotoGP.
Motor Afridza di Podium Juara Asia Talent Cup 2019
Ketika race kedua seri Malaysia di Sirkuit Sepang rampung, Sho Nishimura resmi menyegel gelar juara ATC 2019 dengan 177 poin. Diikuti Takuma Matsuyama di posisi kedua dengan 169 angka.
Nama Afridza Munandar pun tak beranjak dari peringkat ketiga dengan 142. Dengan demikian, dia tetap berhak menyandang predikat sebagai juara ketiga ATC 2019.
Afridza memang sudah tiada, tapi penghormatan tetap diberikan kepadanya. Nishimura dan Matsuyama 'merayakan' keberhasilan bersama motor bernomor balap 4 dan helm milik Afridza di atas Sirkuit Sepang.
ADVERTISEMENT
Penghormatan: Race in Pride, Afridza Munandar
Kepergian Afrizda Munandar tak cuma dirasakan oleh dunia balap Indonesia. Segenap pelakon dunia balap motor mulai dari peserta ATC, Moto3, Moto2, hingga pebalap top di kelas MotoGP memberi penghormatan terakhir.
Sebelum rangkaian balapan utama pada Minggu (3/11), seluruh pebalap di berbagai kelas mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang kiprah Afridza di dunia balap motor.
Tak sampai di situ, pebalap Moto3 asal Jepang, Ai Ogura, menunjukkan penghormatan terakhirnya dengan menggunakan helm Afridza saat balapan rampung.
Marc Marquez juga mempersembahkan podium kedua yang didapatkan di GP Malaysia untuk mendiang Afridza. Pun dengan Maverick Vinales yang keluar sebagai pemenang. Keduanya menyebut Afridza sebagai pebalap muda bertalenta.
ADVERTISEMENT
***
Jenazah Afridza Munandar sudah tiba di Jakarta pada Senin (4/11) pukul 15:30 WIB. Setibanya di Jakarta, almarhum langsung dibawa pulang ke kampung halaman di Tasikmalaya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white