Bola & Sports
·
22 Juli 2021 15:12
·
waktu baca 2 menit

Mengenang 5 Momen Terbaik Taufik Hidayat saat Raih Emas Olimpiade 2004

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mengenang 5 Momen Terbaik Taufik Hidayat saat Raih Emas Olimpiade 2004 (2989)
searchPerbesar
Taufik Hidayat kala meraih medali emas Olimpiade 2004. Foto: Getty Images
Taufik Hidayat adalah atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas Olimpiade. Legenda bulu tangkis ini sukses membuat Lagu Indonesia Raya berkumandang di Athena, Yunani, pada 2004.
ADVERTISEMENT
Indonesia mengirim dua tunggal putra di sektor bulu tangkis Olimpiade 2004. Selain Taufik, ada nama Sony Dwi Kuncoro yang juga diturunkan.
Namun akhirnya, Taufik-lah yang berhasil meneruskan tradisi medali emas Indonesia di cabang olahraga bulu tangkis. Sementara itu, Sony meraih medali perunggu.
Pada stori ini, kami ingin mengajak kalian mengenang momen Taufik meraih medali emas Olimpiade. Dengan mengutip dari kanal YouTube resmi Olimpiade, kami paparkan 5 momennya di sini.

1) Smash Silang Taufik Hidayat Kecoh Wakil Malaysia

Mengenang 5 Momen Terbaik Taufik Hidayat saat Raih Emas Olimpiade 2004 (2990)
searchPerbesar
Pelatih bulu tangkis Malaysia Choong Hann Wong, saat masih bertanding. Foto: PETER PARKS / AFP
Taufik Hidayat melawan tunggal putra Malaysia, Wong Choong Hann, di babak 16 besar. Ia mendapat perlawanan ketat dan kalah di gim pertama, lalu bangkit menang di gim kedua.
Ada sebuah momen di gim ketiga, ketika skor 6-8, mereka terlibat rally yang cukup panjang. Taufik lalu melepas smash menyilang yang membuat skor menjadi 7-8. Pada akhirnya, Taufik menang usai duel 3 gim: 11–15, 15–7, 15–9.
ADVERTISEMENT

2) Drop Shot Taufik Hidayat Tipu Peter Gade

Mengenang 5 Momen Terbaik Taufik Hidayat saat Raih Emas Olimpiade 2004 (2991)
searchPerbesar
Taufik berlaga di ajang Olimpiade. Foto: Getty Images
Taufik Hidayat berhadapan dengan Peter Gade di perempat final bulu tangkis tunggal putra Olimpiade 2004. Salah satu momen terbaik dalam laga ini adalah rally panjang di gim kedua.
Situasinya, Taufik sedang tertinggal 8-9. Taufik meladeni pemain Denmark itu dengan rally panjang. Kalah tinggi badan, Taufik sampai harus jatuh bangun melawan Gade, tetapi akhirnya ia berhasil mencuri poin dan menyamakan kedudukan 9-9 lewat drop shot cantik.
Pada akhirnya, Taufik menekuk Gade dua gim langsung: 15–12, 15–12.

3) Taufik Hidayat Menundukkan Boonsak Ponsana

Mengenang 5 Momen Terbaik Taufik Hidayat saat Raih Emas Olimpiade 2004 (2992)
searchPerbesar
Taufik Hidayat. Foto: AFP PHOTO/GOH CHAI HIN
Taufik Hidayat menghadapi sesama pebulu tangkis asal Asia Tenggara di semifinal. Ia menundukkan Boonsak Ponsana asal Thailand dengan skor 15-9 dan 15-2.
ADVERTISEMENT
Pukulan akurat Taufik menyudahi perlawanan Ponsana. Pukulannya yang tipis di garis out mengecoh Ponsana. Praktis, Taufik melenggang ke final bulu tangkis tunggal putra Olimpiade 2004.

4) Momen Shon Seung-mo Pasrah Melawan Taufik Hidayat

Mengenang 5 Momen Terbaik Taufik Hidayat saat Raih Emas Olimpiade 2004 (2993)
searchPerbesar
Taufik Hidayat. Foto: AFP/ STEPHEN SHAVER
Taufik Hidayat melawan Shon Seung-mo di final bulu tangkis tunggal putra Olimpiade 2004. Ia tampak dominan di laga ini, meski si wakil Korea Selatan sempat mampu mengimbangi.
Salah satu momen terbaik di partai puncak Olimpiade 2004 ini adalah di gim kedua, ketika skor 10-3. Ada momen Taufik melepas pukulan kombinasi yang merepotkan Shon.
Hingga, Shon melepas pukulan tanggung yang diselesaikan smash keras Taufik. Yang menarik adalah Shon saat itu sudah tampak pasrah dan tak berusaha menahan pukulan Taufik.
ADVERTISEMENT

5) Pukulan yang Membawa Taufik Hidayat Meraih Medali Emas Olimpiade

Mengenang 5 Momen Terbaik Taufik Hidayat saat Raih Emas Olimpiade 2004 (2994)
searchPerbesar
Selebrasi Taufik Hidayat usai menjuari badminton tunggal putra Olimpiade Athena. Foto: AFP/GOH CHAI HIN
Momen paling mantap Taufik Hidayat di final bulu tangkis tunggal putra Olimpiade 2004 adalah saat ia memenanginya. Ia mengunci kemenangan 15-8 dan 15-7 atas Shon Seung-mo.
Saat skor 14-7 di gim kedua, Shon mengajak Taufik bermain net, tetapi Taufik melambungkan bola ke belakang Shon. Shon melepas bola lambung untuk mengembalikannya. Taufik melepas jumping smash untuk menyudahi laga.
Taufik mengeluarkan pekik bahagia, penonton bersorak, ia berurai air mata. Momen bersejarah bagi Indonesia.
***