Merah Putih Boleh Berkibar, LADI Bisa Disanksi Lagi Jika Tak Hati-hati

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penari membawakan tarian dengan bendera merah putih pada aksi 17 Jam Menari Untuk Indonesia di Bongkeng Art Space, Bandung, Jawa Barat, Senin (17/8/2020). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Penari membawakan tarian dengan bendera merah putih pada aksi 17 Jam Menari Untuk Indonesia di Bongkeng Art Space, Bandung, Jawa Barat, Senin (17/8/2020). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO

Bendera Merah Putih sudah dipersilakan untuk kembali berkibar di ajang internasional. Namun, Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), yang kini berganti nama jadi Indonesia Anti-Doping Organization (IADO), harus tetap waspada karena bisa saja sanksi serupa kembali terjadi.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, menerangkan bahwa Badan Anti-Doping Dunia (WADA) sudah memangkas hukuman terhadap Indonesia. Sebab, LADI dinilai sudah patuh dan sesuai dengan aturan WADA.

''WADA dalam pertemuan Komite Eksekutif pada 2 Februari di Montreal [Kanada], LADI telah dianggap mematuhi kode WADA, dianggap compliance (patuh),'' kata Okto dalam jumpa pers di Gedung Wisma Menpora, Jakarta Pusat, Jumat (4/2).

''Sehingga, hukuman yang tadinya setahun berkurang drastis menjadi 3 bulan setengah. Bendera Merah Putih sudah bisa berkibar di ajang internasional,'' lanjutnya.

Tim Indonesia merayakan gelar juara Piala Thomas usai mengalahkan China di partai final di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10). Foto: Yohan Nonotte/Badmintonphoto/BWF

WADA akan melakukan audit kepada IADO setidaknya hingga tiga bulan ke depan. Jika IADO kembali tak sesuai dengan aturan WADA, bukan tak mungkin sanksi akan kembali dijatuhkan.

''Tiga bulan ke depan, WADA akan meninjau ulang. Ini baru langkah permulaan. Kalau tidak hati-hati, kita bisa dapat situasi yang sama lagi,'' terang Okto.

Sanksi WADA kepada Indonesia tahun lalu cukup banyak merugikan kontingen Indonesia di berbagai cabang olahraga. Paling menyedihkan adalah ketika Merah Putih dilarang berkibar saat Indonesia menjuarai Piala Thomas Oktober 2021.

Selain itu, Merah Putih juga dilarang berkibar di ajang Piala AFF 2020 Desember 2021. Kala itu, Timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong finis di peringkat kedua.