MGPA Pastikan Pebalap Indonesia Bebas Latihan di Sirkuit Mandalika

10 Januari 2024 15:01 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok Tengah, NTB. Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok Tengah, NTB. Foto: Bay Ismoyo/AFP
ADVERTISEMENT
Pengelola Sirkuit Mandalika, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), mengeluarkan terobosan untuk menunjang prestasi pebalap Indonesia. Para pebalap bisa menggunakan Sirkuit Mandalika, Lombok, untuk latihan dengan bebas.
ADVERTISEMENT
Kepastian tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria. MGPA akan memberikan pengenal khusus untuk pebalap-pebalap nasional yang bersaing di kancah internasional.
"Saya sampaikan bahwa Sirkuit Mandalika selama ini juga mengakomodir pebalap-pebalap yang statusnya pebalap internasional," terang Priandhi di Kantor Kemenpora, Jakarta, pada Selasa (9/1).
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, memberikan keterangan di Kantor Kemenpora, Jakarta, pada Selasa (9/1). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
"Jadi mereka kami kasih ID [tanda pengenal] khusus supaya mereka dengan mudah bisa latihan, ya. Kenapa? Karena kalau mereka enggak latihan di Mandalika, mau latihan di mana lagi?" tambahnya.
Dengan upaya tersebut, Priandhi berharap pebalap-pebalap Indonesia bisa mempertajam performa dan mencetak prestasi yang membanggakan di panggung dunia.
Pasalnya, Sirkuit Mandalika hampir sepenuhnya mirip dengan lintasan-lintasan balap yang digunakan baik di panggung Asia maupun dunia.
Pebalap Astra Honda Racing Team, Herjun Atna Firdaus, saat beraksi di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dalam ajang Asia Road Racing Championship pada Sabtu (12/8). Foto: Dok. AHRT
"Menurut kami Mandalika ini 99 persen sama dengan semua sirkuit lainnya yang grade-nya juga sudah homologasi FIM Grade A, ya. Bedanya dari tikungannya dan panjangnya. Cuma, lebarnya trek, keamanannya, semuanya persis sama, ya," kata Priandhi.
ADVERTISEMENT
"Jadi kami sangat mendukung pebalap-pebalap internasional Indonesia untuk berlatih di Sirkuit Mandalika supaya balap di tahun-tahun itunya, mudah-mudahan insyaAllah bisa naik podium, mengibarkan bendera Merah Putih," sambungnya.
Sirkuit Mandalika terbentang sepanjang 4,3 kilometer dengan total 17 tikungan (11 tikungan kanan dan 6 tikungan kiri). Luca Marini menjadi pemegang rekor waktu tercepat di Sirkuit Mandalika dengan catatan 1 menit dan 29,98 detik.