Monaco vs City: Liga Champions Terburuk Guardiola

Dua gol babak pertama menyelamatkan perjalanan AS Monaco di Liga Champions. Menghadapi Manchester City pada leg II babak 16 besar Liga Champions di St Louis II, Kamis (16/3/2017) dua gol pada babak pertama membuat Monaco lolos usai mengakhiri pertandingan dengan skor akhir 3-1.
Tiga gol Monaco diciptakan oleh Kylian Mbappe pada menit kedelapan, Fabinho (29’), dan Tiemoue Bakayoko (77’). Satu gol City pada laga ini dicetak oleh Leroy Sane pada menit ke-71. Dengan skor ini, Monaco berhak lolos ke babak delapan besar lewat keunggulan gol tandang. kumparan (kumparan.com) mencatat beberapa hal menarik yang terjadi dalam pertandingan ini. Berikut beberapa di antaranya:
1) Menjaga Keangkeran Stade Louis II
Kandang AS Monaco, Stade Louis II, menjadi salah satu kandang paling menakutkan di Eropa saat ini. Dari 24 laga yang sudah dijalani oleh si empunya stadion, baru satu kekalahan terjadi di sini. Menariknya, kemenangan lawan Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions kali ini adalah kemenangan kesembilan beruntun AS Monaco di stadion yang mulai dibuka pada 1985 ini.
2) Si Bocah yang Terus Mencetak Sejarah
Gol perdana AS Monaco dalam laga ini yang dicetak oleh Kylian Mbappe seakan menunjukkan bahwa bocah ini memiliki bakat yang luar biasa. Pasalnya, gol tersebut bukan hanya betapa impresifnya dia, tetapi juga memecahkan rekor. Salah satu rekor yang dipecahkan Mbappe adalah pemain termuda yang mencetak dua gol atau lebih selama babak gugur Liga Champions sejak musim 2003/04.
3) Apa Monaco Sebegitu Menakutkannya?
Kekalahan 3-5 yang didapatkan dari Manchester City pada leg pertama menjadi aib kesebelasan Prancis ini. Bukan hanya skor yang mencolok, tetapi juga memperkecil peluang mereka untuk lolos. Semua anggapan orang rupanya berhasil ditunjukkan oleh anak asuh Leonardo Jardim dengan penampilan apik di lapangan. Bukan hanya ketika sempat menang 2-0 saja, tetapi juga ketika mengubah keadaan menjadi 3-1.
4) Berhentinya Rekor Manchester City
Laga ini menjadi partai kelima antara Manchester City dengan kesebelasan Prancis. Dalam empat pertandingan sebelumnya,The Citizens belum sekalipun menelan kekalahan dengan dua kali meraih kemenangan dan dua kali bermain imbang. Kekalahan dari Monaco pada pertandingan ini pun menghentikan sejarah tidak pernah kalah City dari kesebelasan Prancis.
5) Bukti Menurunnya Josep Guardiola?
Catatan Josep Guardiola selama menjalani karier sebagai pelatih, terutama ketika bermain di kompetisi Eropa, lumayan tokcer. Jika tidak menjadi kampiun, setidaknya dia membuat anak asuhnya masuk ke babak semifinal. Namun, apa yang terjadi di Manchester City sekarang justru tidak. Guardiola gagal membawa anak asuhannya mencapai babak delapan besar, yang seharusnya mudah untuk dilakukan. Apa ini bukti menurunnya Guardiola?
