‘Move On’ dari Kekalahan, Kunci Wakil Jerman Tekuk Praveen/Melati

Undian Indonesia Open 2019 tak menguntungkan buat ganda campuran asal Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich. Mereka kudu bersua wakil tuan rumah yang juga merupakan unggulan ketujuh turnamen, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di babak pertama.
Wakil Jerman semakin tak diunggulkan karena mengacu pada pertemuan terakhir di All England 2019. Saat itu, Lamsfuss/Herttrich bertekuk lutut di hadapan Praveen/Melati usai keok dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 17-21.
Prediksi Praveen/Melati akan kembali mengulang memori kemenangan sempat muncul ketika unggul 20-18 di gim pertama, tapi Lamsfuss/Herttrich yang terus berupaya bisa membalikkan keadaan untuk menutup gim pertama dengan keunggulan 22-20.
Kemenangan memang belum sepenuhnya jadi milik Lamsfuss/Herttrich karena masih harus merebut gim kedua. Kesempatan tak disia-siakan ganda Jerman dengan tampil superior di gim kedua, hingga akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 21-14.
Terkait keberhasilan menundukkan wakil ‘Merah Putih’ dengan modal kekalahan di pertemuan teranyar, Herttrich mengaku kuncinya adalah melupakan performa buruk yang mereka tampilkan di All England. Keadaan itu disebut Lamsfuss ditambah dengan perubahan strategi untuk menghadapi Praveen/Melati.
“Tentu saja masalah strategi untuk melawan mereka sudah kami bahas sebelumnya dan perubahan strategi itu ternyata berhasil,” kata Lamsfuss saat ditemui di area mixed zone Istora GBK.
“Waktu di All England kami merasa sangat buruk, tapi kami sudah melepaskan segala perasaan itu dan menganggapnya sudah lewat. Kami harus melanjutkan permainan, hasil ini sedikit mengejutkan, tapi kami tahu bahwa kami bisa (menang),” tutur Herttrich menambahkan.
Kemenangan atas Praveen/Melati tak hanya membayar lunas kekalahan di All England, tapi juga mengantarkan mereka ke babak kedua Indonesia Open 2019 di mana Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris) sudah menunggu sebagai lawan.
Dari hitung-hitungan di atas kertas, Marcus/Lauren lebih diunggulkan karena punya keunggulan head-to-head 2-1. Kemenangan teranyar atas Lamsfuss/Herttrich diraih saat mentas di Kejuaraan Bulu Tangkis Eropa 2019 dengan skor 24-22 dan 21-11.
“Kami melawan mereka dua minggu yang lalu (di Kejuaraan Eropa). Kami sebetulnya bisa menang, tapi kehilangan gim pertama dan akhirnya kalah di gim kedua. Kami akan coba untuk melangkah sejauh mungkin di turnamen Indonesia Open 2019 kali ini,” pungkas Lamsfuss.
