NBA: Lakers Dibekuk Sixers, Malam Bersejarah LeBron James Ternoda

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bintang Los Angeles Lakers, LeBron James.  Foto: Bill Streicher-USA TODAY Sports
zoom-in-whitePerbesar
Bintang Los Angeles Lakers, LeBron James. Foto: Bill Streicher-USA TODAY Sports

Bintang Los Angeles Lakers, LeBron James, menciptakan sejarah saat membela timnya di laga versus Philadelphia 76ers, Minggu (26/1/2020) pagi WIB. James sukses menjadi topskorer ketiga sepanjang sejarah NBA berkat total poinnya di laga tersebut.

Sebelum laga Lakers versus Sixers ini berlangsung, James hanya butuh 18 poin lagi untuk melewati torehan Kobe Bryant, yang berada di daftar pencetak angka terbanyak ketiga NBA dengan total 33.643 poin.

Buat James, bukan perkara sulit untuk mencetak 18 poin. Saat pertandingan memasuki kuarter ketiga, James memasukkan lay-up yang kemudian membawanya mencatatkan sejarah. Aplaus berdatangan, bahkan dari Sixers, yang menjadi tuan rumah di laga ini.

X post embed

Akhirnya, LeBron James menciptakan total 29 poin di laga ini. Total, ia mencetak 33.655 poin sejak berkarier di NBA. Namun, malam bersejarahnya tak benar-benar indah karena Lakers kalah dari Sixers dengan skor 91-108.

James sejatinya bermain tak cukup baik di laga ini. Oke, pria berusia 35 tahun itu sanggup mengemas 29 poin, delapan assist, dan tujuh rebound. Namun, James kehilangan bola (turnover) sampai delapan kali.

Dampak dari turnover James itu besar. Salah satu buktinya, catatan plus/minus (+/-) James berada di angka -22. Artinya, Lakers tertinggal sampai 22 poin ketika James berada di lapangan. +/- James menjadi yang terburuk di laga ini.

Bintang Lakers lainnya, Anthony Davis, juga memiliki catatan mentereng. Eks penggawa New Orleans Pelicans itu berhasil mencetak 31 poin—terbanyak di laga ini—dan tujuh rebound. Namun, turnover Davis juga banyak—pemain berposisi power forward itu lima kali kehilangan bola.

Bintang Los Angeles Lakers, LeBron James, berduel dengan penggawa Philadelphia 76ers, Ben Simmons. Foto: Bill Streicher-USA TODAY Sports

Masalah Lakers lainnya, yang kemungkinan bisa merusak kans juara mereka, adalah tak meratanya kualitas scoring. Laga melawan Sixers ini menjadi contohnya.

Pencetak angka terbanyak Lakers setelah Davis dan James di laga ini adalah Kentavious Caldwell-Pope dan Avery Bradley yang masing-masing mengemas….. tujuh poin. Dua pemain Lakers lainnya yang diharapkan bisa membantu mencetak poin, Kyle Kuzma dan Danny Green, tampil begitu buruk.

Kuzma hanya mampu mencetak empat poin di laga ini. Sementara, Green lebih parah. Pemain berposisi shooting guard itu hanya berhasil menorehkan dua poin dan memasukkan satu dari tujuh tembakan.

Tentu saja, kredit mesti diberikan kepada Sixers. Pertahanan skuat besutan Brett Brown itu begitu cemerlang di pertandingan ini.

Namun, jika ada satu pemain Sixers yang benar-benar menyulitkan Lakers, ia adalah sang rookie, Matisse Thybulle. Pemain berposisi shooting guard itu sanggup mencatatkan enam steal di pertandingan ini. Thybulle beberapa kali bahkan membuat James kehilangan bola.

X post embed

Bintang utama Sixers, Ben Simmons, juga tampil luar biasa, baik secara ofensif maupun defensif. Simmons sanggup mencatatkan 28 poin, 10 rebound, dan delapan assist, sembari melakukan lima steal.

Sementara, yang menjadi pendulang poin terbanyak Sixers adalah Tobias Harris. Eks penggawa Los Angeles Clippers itu mengemas 29 poin dan memasukkan 10 dari 20 tembakan.

Hasil Lengkap NBA, Minggu (26/1/2020) Pagi WIB

Dallas Mavericks 107-112 Utah Jazz

Brooklyn Nets 121-111 Detroit Pistons

Chicago Bulls 118-106 Cleveland Cavaliers

Oklahoma City Thunder 113-104 Minnesota Timberwolves

Los Angeles Lakers 91-108 Philadelphia 76ers